100 Km Jalan di Jateng Rusak Akibat Banjir dan Tanah Longsor
Senin, 25 Maret 2024 - 16:39 WIB
loading...
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jateng Hanung Triyono. Foto/Ist
A
A
A
SEMARANG - Sekitar 100 kilometer (Km) jalan di sejumlah titik di Jawa Tengah rusak akibat bencana banjir dan tanah longsor. Pemerintah Provinsi Jateng menargetkan perbaikan jalan rusak ini selesai pada H-7 Lebaran.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jateng Hanung Triyono mengatakan, jalan yang rusak sebagian besar berada di wilayah timur, seperti Grobogan, Demak dan Kudus.
“Perbaikannya (Jalan Provinsi) tunggu surut, nanti kita tambal lubang, H-7 (Lebaran) selesai,” kata Hanung di Semarang, Senin (25/3/2024).
Baca juga; BNPB: Banjir Grobogan Meluas, 113 Desa Terdampak dan 667 Jiwa Mengungsi
Jalan yang rusak akibat banjir, sebut Hanung, di antaranya lingkar Purwodadi, Grobogan, Jati – Klambu Grobogan, Kudus – Margoyoso. Perbaikannya nanti dilakukan penambalan dan pengaspalan.
Pemprov Jateng juga melakukan perbaikan jalan di ruas yang lainnya, melaksanakan overlay (membuat lapisan aspal baru), panjangnya sekitar 40 km tersebar di sejumlah titik di Jawa Tengah.
Jalan nasional seperti ruas pantura Demak juga dilakukan perbaikan. Proses perbaikan dikerjakan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kementerian PUPR.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air dan Penataan Ruang (Pusdataru) Provinsi Jateng Eko Yunianto mengatakan, pihaknya juga sedang memperbaiki sejumlah tanggul sungai yang jebol. Tanggul yang rusak juga menyebabkan banyak saluran irigasi menjadi rusak.
Baca juga; Banjir Demak Meluas, 25.518 Jiwa Mengungsi
“Titik-titik jebolan cukup banyak, saya data ada 27. Saat ini sedang dikerjakan tetapi prioritas utama adalah tanggul sungai dulu,” kata Eko Yunianto.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jateng Hanung Triyono mengatakan, jalan yang rusak sebagian besar berada di wilayah timur, seperti Grobogan, Demak dan Kudus.
“Perbaikannya (Jalan Provinsi) tunggu surut, nanti kita tambal lubang, H-7 (Lebaran) selesai,” kata Hanung di Semarang, Senin (25/3/2024).
Baca juga; BNPB: Banjir Grobogan Meluas, 113 Desa Terdampak dan 667 Jiwa Mengungsi
Jalan yang rusak akibat banjir, sebut Hanung, di antaranya lingkar Purwodadi, Grobogan, Jati – Klambu Grobogan, Kudus – Margoyoso. Perbaikannya nanti dilakukan penambalan dan pengaspalan.
Pemprov Jateng juga melakukan perbaikan jalan di ruas yang lainnya, melaksanakan overlay (membuat lapisan aspal baru), panjangnya sekitar 40 km tersebar di sejumlah titik di Jawa Tengah.
Jalan nasional seperti ruas pantura Demak juga dilakukan perbaikan. Proses perbaikan dikerjakan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kementerian PUPR.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air dan Penataan Ruang (Pusdataru) Provinsi Jateng Eko Yunianto mengatakan, pihaknya juga sedang memperbaiki sejumlah tanggul sungai yang jebol. Tanggul yang rusak juga menyebabkan banyak saluran irigasi menjadi rusak.
Baca juga; Banjir Demak Meluas, 25.518 Jiwa Mengungsi
“Titik-titik jebolan cukup banyak, saya data ada 27. Saat ini sedang dikerjakan tetapi prioritas utama adalah tanggul sungai dulu,” kata Eko Yunianto.
(wib)
Lihat Juga :