34 Warga Dilarikan ke Puskesmas Usai Santap Malam di Pesta Pernikahan
Sabtu, 15 Agustus 2020 - 21:01 WIB
loading...
A
A
A
Sementara untuk warga yang datang siang hari kondisinya tidak ada yang mengeluh sakit. Sehingga dirinya menduga keracunan itu dari hidangan makanan yang disantap malam harinya.
Menurutnya dari 34 warga yang keracunan, sebanyak 32 warga dirawat di Puskesmas Gununghalu sementara 2 lagi dirujuk ke RSUD Cililin. Ini dikarenakan peralatan yang terbatas dan kondisi pasien juga kritis sehingga perlu penanganan lebih lanjut dari tim medis. Pasalnya keduanya juga sempat kejang-kejang bahkan buang air besar terus menerus hingga sampai keluar darah.
"Menu makanannya biasa standar hajatan, nasi dan lauk pauk daging ayam. Cuma menu yang siang dan malam hari informasinya berbeda, makanya saya akan pastikan termasuk apakah ada warga yang mengeluh sakit lagi atau tidak," tuturnya.(Baca juga : Jerit Pelaku UMKM di Lembang Terancam Bangkrut Akibat Pandemi COVID-19 )
Dikonfirmasi terpisah, Direktur Utama RSUD Cililin, Achmad Okto Rudy membenarkan jika ada dua warga Desa Sirnajaya yang mengeluhkan keracunan makanan sedang menjalani perawatan. Untuk kondisi terbaru para korban, dirinya akan mengecek lagi apakah mereka sudah pulih atau belum.
"Informasi yang saya dapat mereka dibawa ke sini karena keracunan makanan, ada dua orang. Saat dibawa kondisinya kritis dan akam kami cek lagi hari ini," ucapnya.
Menurutnya dari 34 warga yang keracunan, sebanyak 32 warga dirawat di Puskesmas Gununghalu sementara 2 lagi dirujuk ke RSUD Cililin. Ini dikarenakan peralatan yang terbatas dan kondisi pasien juga kritis sehingga perlu penanganan lebih lanjut dari tim medis. Pasalnya keduanya juga sempat kejang-kejang bahkan buang air besar terus menerus hingga sampai keluar darah.
"Menu makanannya biasa standar hajatan, nasi dan lauk pauk daging ayam. Cuma menu yang siang dan malam hari informasinya berbeda, makanya saya akan pastikan termasuk apakah ada warga yang mengeluh sakit lagi atau tidak," tuturnya.(Baca juga : Jerit Pelaku UMKM di Lembang Terancam Bangkrut Akibat Pandemi COVID-19 )
Dikonfirmasi terpisah, Direktur Utama RSUD Cililin, Achmad Okto Rudy membenarkan jika ada dua warga Desa Sirnajaya yang mengeluhkan keracunan makanan sedang menjalani perawatan. Untuk kondisi terbaru para korban, dirinya akan mengecek lagi apakah mereka sudah pulih atau belum.
"Informasi yang saya dapat mereka dibawa ke sini karena keracunan makanan, ada dua orang. Saat dibawa kondisinya kritis dan akam kami cek lagi hari ini," ucapnya.
(nun)
Lihat Juga :