War Takjil Komunikasi Penuh Kedamaian sebagai Ciri Budaya Indonesia
Minggu, 24 Maret 2024 - 22:35 WIB
loading...
A
A
A
Sosial media merupakan media untuk bersosialisasi karena itu sebaiknya tidak menggunakan objektifnya secara individual, seperti mencari followers, likes atau share lebih banyak. Sehingga, mengurangi substansi bersosial media.
"War takjil menjadi salah satu bentuk keberhasilan literasi digital dan telah merambah masyarakat untuk bisa lebih santai dalam menanggapi isu di sosial media. Masyarakat telah mengerti mana konten yang dapat dinikmati sebagai ilmu, dan mana yang harus dinikmati secara santai,” papar Ibob.
Digital Kreator dan Psikolog, Rahmi Kamila mengatakan banyak peluang baru dalam media sosial untuk memperkuat hubungan antarkomunitas. Media sosial tak hanya menciptakan peluang untuk belajar hal baru, tapi juga mengembangkan bisnis.
"Karena itu, media sosial merupakan salah satu sarana untuk menciptakan kebaikan," ucapnya.
Manusia memiliki eskalasi atau selalu memiliki keinginan lebih, contohnya jika membagikan sesuatu yang baik dan mendapatkan tanggapan positif maka ingin melakukan lagi hal tersebut.
Baca juga: Penasaran Rasanya, Vlogger Asal Korea Selatan Ini Ikut War Takjil Kolak Viral di Mangga Besar
"Apalagi di momen Ramadan itu menurut aku satu sisi yang memang hukum untuk tarik menarik kebaikan itu cukup besar baget. Puasa merupakan ibadah yang tak kasat mata, dan hanya diri kita yang dapat meregulasi perbuatan dan perasaan kita," tutupnya.
"War takjil menjadi salah satu bentuk keberhasilan literasi digital dan telah merambah masyarakat untuk bisa lebih santai dalam menanggapi isu di sosial media. Masyarakat telah mengerti mana konten yang dapat dinikmati sebagai ilmu, dan mana yang harus dinikmati secara santai,” papar Ibob.
Digital Kreator dan Psikolog, Rahmi Kamila mengatakan banyak peluang baru dalam media sosial untuk memperkuat hubungan antarkomunitas. Media sosial tak hanya menciptakan peluang untuk belajar hal baru, tapi juga mengembangkan bisnis.
"Karena itu, media sosial merupakan salah satu sarana untuk menciptakan kebaikan," ucapnya.
Manusia memiliki eskalasi atau selalu memiliki keinginan lebih, contohnya jika membagikan sesuatu yang baik dan mendapatkan tanggapan positif maka ingin melakukan lagi hal tersebut.
Baca juga: Penasaran Rasanya, Vlogger Asal Korea Selatan Ini Ikut War Takjil Kolak Viral di Mangga Besar
"Apalagi di momen Ramadan itu menurut aku satu sisi yang memang hukum untuk tarik menarik kebaikan itu cukup besar baget. Puasa merupakan ibadah yang tak kasat mata, dan hanya diri kita yang dapat meregulasi perbuatan dan perasaan kita," tutupnya.
(kri)
Lihat Juga :