Peneliti Indonesia-China Jelajahi Titik Terdalam Palung Jawa, Ada Apa?
Minggu, 24 Maret 2024 - 17:45 WIB
loading...
A
A
A
Peneliti BRIN Yustian Rovi Alfiansah merupakan peneliti Indonesia pertama yang melakukan penyelaman bersama Profesor Mengran Du dan pilot HOV Hongwu Luo yang dimulai dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jumat (22/3/2024) lalu.
Baca juga: Kapal Selam China Berhasil Capai Titik Terdalam Palung Mariana
”Penyelidikan ilmiah laut guna untuk mengeksplorasi kekayaan biodiversitas laut dalam untuk kemanfaatan bagi Indonesia. Dan memberikan informasi baru mengenai keunikan geologi, biologi dan lingkungan dari zona subduksi Sunda dan potensi dampaknya pada ekosistem handal di Palung Jawa,” kata Yustian Rovi Alfiansah dalam keterangan tertulisnya, Minggu (24/3/3034).
Misi penyelaman FDZ227, kata dia, merupakan salah satu dari 23 misi penyelaman dikerjakan dalam ekspedisi Indonesia-China Java Trench joint Dive Expedition 2024.
Ekspedisi ini dilakukan oleh Direktorat Pengelolaan Armada Kapal Riset, BRIN dan Institute for Deep Sea Research and Engineering (IDSSE), Chinese Academy of Sciences (CAS).
Kapal riset yang digunakan memiliki panjang 94,45 meter dan lebar 17,9 meter dengan mesin utama 12.000 tenaga kuda dan jangkauan 10.000 mil laut.
Ekspedisi ini didukung oleh Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi dan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, serta Pemerintah Tiongkok melalui CAS, Kementerian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Tiongkok, dan Provinsi Hainan.
Baca juga: Kapal Selam China Berhasil Capai Titik Terdalam Palung Mariana
”Penyelidikan ilmiah laut guna untuk mengeksplorasi kekayaan biodiversitas laut dalam untuk kemanfaatan bagi Indonesia. Dan memberikan informasi baru mengenai keunikan geologi, biologi dan lingkungan dari zona subduksi Sunda dan potensi dampaknya pada ekosistem handal di Palung Jawa,” kata Yustian Rovi Alfiansah dalam keterangan tertulisnya, Minggu (24/3/3034).
Misi penyelaman FDZ227, kata dia, merupakan salah satu dari 23 misi penyelaman dikerjakan dalam ekspedisi Indonesia-China Java Trench joint Dive Expedition 2024.
Ekspedisi ini dilakukan oleh Direktorat Pengelolaan Armada Kapal Riset, BRIN dan Institute for Deep Sea Research and Engineering (IDSSE), Chinese Academy of Sciences (CAS).
Kapal riset yang digunakan memiliki panjang 94,45 meter dan lebar 17,9 meter dengan mesin utama 12.000 tenaga kuda dan jangkauan 10.000 mil laut.
Ekspedisi ini didukung oleh Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi dan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, serta Pemerintah Tiongkok melalui CAS, Kementerian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Tiongkok, dan Provinsi Hainan.
Lihat Juga :