Tangani Banjir Demak, Jokowi: Gelar TMC, Geser Awan ke Arah Laut
Jum'at, 22 Maret 2024 - 12:57 WIB
loading...
Presiden Jokowi saat ini pemerintah menggelar Operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) untuk menangani banjir Demak. Foto/Ilustrasi
A
A
A
DEMAK - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan saat ini pemerintah telah menggelar Operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) untuk menangani banjir yang melanda Kabupaten Demak, Jawa Tengah.
Jokowi mengatakan TMC dilakukan untuk menggeser awan-awan hujan di atas langit Demak ke arah laut. Sehingga, hujan tidak akan jatuh di wilayah Demak. Dengan begitu, penanganan banjir Demak bisa dilakukan secara maksimal.
“Kita harapkan, awan di atas juga telah dilakukan TMC sehingga bisa digeser ke arah laut ini juga akan sangat mengurangi hujan yang ada di Kabupaten Demak dan sekitarnya,” ujar Jokowi usai meninjau pengungsian di Demak, Jawa Tengah (22/3/2024).
Baca Juga: Jokowi Ungkap Biang Kerok Banjir Demak: Hujan Sangat Ekstrem hingga Sedimentasi
Sementara itu, Jokowi mendapatkan laporan bahwa ketinggian banjir sudah surut dari awalnya 2 meter saat ini hanya tinggal 50 centimeter saja. Meski begitu, dia meminta penanganan khususnya pemompaan air terus dilakukan karena genangan masih mengganggu aktivitas masyarakat.
Jokowi mengatakan TMC dilakukan untuk menggeser awan-awan hujan di atas langit Demak ke arah laut. Sehingga, hujan tidak akan jatuh di wilayah Demak. Dengan begitu, penanganan banjir Demak bisa dilakukan secara maksimal.
“Kita harapkan, awan di atas juga telah dilakukan TMC sehingga bisa digeser ke arah laut ini juga akan sangat mengurangi hujan yang ada di Kabupaten Demak dan sekitarnya,” ujar Jokowi usai meninjau pengungsian di Demak, Jawa Tengah (22/3/2024).
Baca Juga: Jokowi Ungkap Biang Kerok Banjir Demak: Hujan Sangat Ekstrem hingga Sedimentasi
Sementara itu, Jokowi mendapatkan laporan bahwa ketinggian banjir sudah surut dari awalnya 2 meter saat ini hanya tinggal 50 centimeter saja. Meski begitu, dia meminta penanganan khususnya pemompaan air terus dilakukan karena genangan masih mengganggu aktivitas masyarakat.
Lihat Juga :