Usung 12 Pernyataan Sikap, Demo Mahasiswa di Patung Kuda Bubar

Senin, 18 Maret 2024 - 19:38 WIB
loading...
Usung 12 Pernyataan...
Demo Mahasiswa Jawa Barat telah membubarkan diri dari gelaran aksinya di kawasan Bundaran Patung Kuda, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (18/3/2024). Foto/Giffar Rivana/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Demo Mahasiswa Jawa Barat membubarkan diri dari gelaran aksinya di bundaran Patung Kuda, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (18/3/2024).

Sebelum membubarkan diri, para mahasiswa menyalakan flare berwarna merah lengkap dengan petasan yang menghiasi langit Jakarta di malam hari.

Selain itu, mereka juga melakukan satu kali putaran di bundaran Patung Kuda sambil menyanyikan lagu Halo-halo Bandung sebelum akhirnya pergi ke arah Jalan Medan Merdeka Selatan untuk membubarkan diri.

Baca juga: Demo Mahasiswa Dilarang Long March ke Istana, Aksi Dorong Tak Terhindarkan

Di sisi lain, dari pantauan di lokasi pukul 19.00 WIB, terpantau jalan di sekitar bundaran Patung Kuda terpantau ramai lancar. Di Jalan Medan Merdeka Selatan terlihat tak ada kepadatan kendaraan.

Begitu juga dengan Jalan MH Thamrin pascaaksi dari para mahasiswa terlihat lengang. Sedangkan, Jalan Medan Merdeka Barat masih ditutup pihak kepolisian.

Dari aksi tersebut, Gerakan Mahasiswa Jawa Barat membuat 12 poin pernyataan sikap kepada pemerintah, di antaranya:

1. Kembalikan Independensi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),
2. Cabut Pasal TNI Polri dapat mengisi jabatan ASN pada RPP Manajemen ASN dan Tolak Segala bentuk Dwi Fungsi TNI Polri,
3. Cabut Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2003 tentang Cipta Kerja,
4. Revisi Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP pada pasal-pasal yang membatasi kebebasan berekspresi,

5. Jamin partisipasi masyarakat yang bermakna dalam seluruh proses pembentukan peraturan dan kebijakan publik,
6. Berantas Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) dan tolak Politisasi yudisial,
7. Tindak tegas pelanggaran etik yang dilakukan oleh penyelenggara pemilihan umum (Pemilu),
8. Tindak tegas aparatur negara yang berpihak dan adili peserta Pemilu yang menggunakan fasilitas negara,

9. Cegah Intervensi dan Penyalahgunaan Kekuasaan dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada),
10. Tolak Perpanjangan Masa Jabatan Kepala Desa 8 Tahun,
11. Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional dan Stabilkan harga bahan pokok, dan
12. Tolak Politisasi Bansos.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiyo Ardianto Tolak...
Tiyo Ardianto Tolak Tawaran Bertemu Petinggi Lembaga Berbintang yang akan Berikan Apa pun yang Dia Mau
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Tegaskan Buruh Tetap Bisa Demo Sesuai Aturan
Istana Terima Tuntutan...
Istana Terima Tuntutan BEM SI Jateng Soal Kuatkan Rupiah, tapi...
Rekomendasi
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
5 Putusan Rasulullah...
5 Putusan Rasulullah SAW tentang Hak Asuh Anak Setelah Perceraian
Berita Terkini
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved