Nelayan Enggan Melaut Akibat Gelombang Tinggi, Stok Ikan TPI di Lebak Kosong

Sabtu, 16 Maret 2024 - 20:40 WIB
loading...
Nelayan Enggan Melaut...
Gelombang tinggi membuat nelayan Lebak, Banten enggan melaut sejak sepekan lalu akibat gelombang tinggi. Dampaknya, stok ikan di TPI mengalami kekosongan. Foto/MPI/Fariz Abdullah
A A A
LEBAK - Gelombang tinggi membuat nelayan Lebak, Banten enggan melaut sejak sepekan lalu akibat gelombang tinggi. Dampaknya, stok ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) mengalami kekosongan.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Lebak, Winda Triana membenarkan kekosongan ikan terjadi karena para nelayan tidak melaut sejak beberapa waktu lalu.

Baca juga: Cuaca Ekstrem, Dua Nelayan di Aceh Hilang di Laut

"Iya kalau stok di TPI kosong karena nelayan juga kan enggak melaut sudah sepekan lantaran gelombang tinggi (cuaca ekstrem)," kata Winda saat dihubungi, Sabtu (16/3/2024).



Meski demikian, menurut Winda, stok ikan untuk kebutuhan masyarakat masih aman lantaran Pemerintah Kabupaten Lebak masih memiliki stok lainnya.

"Masih tercover kalau yang untuk kebutuhan masyarakat," ujarnya.

Winda menerangkan bahwa jumlah nelayan 3.600 orang di pesisir selatan Kabupaten Lebak mulai Pantai Binuangeun, Karangmalang, Bagedur, Cihara, Suka Hujan, Pasput, Cibobos.

Baca juga: Cuaca Ekstrem Picu Gelombang Tinggi di Natuna, 6 Kelompok Nelayan Hilang Kontak

Selanjutnya Panggarangan, Bayah, Karangtaraje, Pulomanuk dan Sawarna yang melaut sekitar 10 persen karena gelombang tinggi hingga 4,0 meter.

Sementara Ketua Nelayan Bayah, Agus Basri mengatakan selain karena faktor cuaca, para nelayan juga enggak melaut karena terdapat beberapa kapal yang mengalami kerusakan.

"Kapal nelayan ada yang rusak akibat gelombang tinggi. Jadi mereka sementara waktu tidak melaut," ujarnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BMKG Peringatkan Siklon...
BMKG Peringatkan Siklon Tropis Mekkhala Menguat, Wilayah Ini Berpotensi Diterjang Gelombang Tinggi
BMKG: Indonesia Bagian...
BMKG: Indonesia Bagian Selatan Makin Kering, Musim Kemarau Meluas
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Bantu Aktivitas Ekonomi...
Bantu Aktivitas Ekonomi Nelayan, Wilmar Serahkan Peralatan Tangkap Ikan
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
Prabowo Pakai Peci Karanji...
Prabowo Pakai Peci Karanji Hadiri Pekan Petani dan Nelayan di Gorontalo
Prabowo Bertolak ke...
Prabowo Bertolak ke Gorontalo, Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII
Mbappe Ungkap Momen...
Mbappe Ungkap Momen Terjebak 2 Jam di Ruang Ganti
Rekomendasi
MSCI Tahan Status Emerging...
MSCI Tahan Status Emerging Market Indonesia, OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Jalan Terus
Kasus Izin Tinggal WNA,...
Kasus Izin Tinggal WNA, KPK Geledah Kantor Biro Jasa di Bali
Pasar Modal RI Terancam...
Pasar Modal RI Terancam Turun Kasta ke Frontier Market, MSCI Ultimatum hingga November 2026
Berita Terkini
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Pacar Ditahan di Sel Khusus
Prakiraan Cuaca Jakarta...
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu 24 Juni 2026: Berawan Sejak Pagi, Berpotensi Hujan Ringan Sore Hari
Di Diskusi Partai Perindo,...
Di Diskusi Partai Perindo, JJ Rizal Minta Gubernur Jakarta Belajar dari Soekarno
Polisi Tangkap Taufik...
Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penganiaya Pacar di Bandung lewat Transaksi Belanja
DPW Partai Perindo DKI...
DPW Partai Perindo DKI Launching Warkop Aspirasa, Gelar Diskusi Refleksi 499 Tahun Jakarta
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved