Tanah Bergerak Terjang Toraja, 9 Rumah Rusak dan Puluhan Warga Mengungsi
Sabtu, 16 Maret 2024 - 11:01 WIB
loading...
Bencana alam Tanah Bergerak menerjang permukiman warga di Dusun Tandung, Lembang Buri, Kecamatan Rembon, Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Foto; iNews TV/Jufri Tonapa
A
A
A
TANA TORAJA - Bencana alam Tanah Bergerak menerjang permukiman warga di Dusun Tandung, Lembang Buri, Kecamatan Rembon, Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Guncangan tanah menyebabkan 9 rumah warga mengalami retak parah dan kerusakan akibat pergeseran tanah.
Cuaca ekstrem dalam beberapa hari terakhir, khususnya hujan deras, telah melemahkan stabilitas tanah di permukiman warga. Hal ini menyebabkan terjadinya bencana tanah bergerak yang mengancam keselamatan warga.
Warga yang terkena dampak harus segera menyelamatkan barang-barang berharga dan terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman. Sebanyak 51 jiwa dari 9 kepala keluarga kini mengungsi, meninggalkan rumah mereka yang rusak akibat bencana alam tersebut.
Baca Juga: Fenomena Tanah Bergerak di Sulsel, Begini Penjelasannya
Danramil 09 Saluputti Peltu Cornelius Lolo menyatakan bahwa peristiwa ini menimbulkan kepanikan di kalangan warga karena terjadi secara tiba-tiba. Rumah-rumah retak dan tergerak, memicu ketakutan dan trauma di antara warga untuk kembali ke rumah mereka.
Cuaca ekstrem dalam beberapa hari terakhir, khususnya hujan deras, telah melemahkan stabilitas tanah di permukiman warga. Hal ini menyebabkan terjadinya bencana tanah bergerak yang mengancam keselamatan warga.
Warga yang terkena dampak harus segera menyelamatkan barang-barang berharga dan terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman. Sebanyak 51 jiwa dari 9 kepala keluarga kini mengungsi, meninggalkan rumah mereka yang rusak akibat bencana alam tersebut.
Baca Juga: Fenomena Tanah Bergerak di Sulsel, Begini Penjelasannya
Danramil 09 Saluputti Peltu Cornelius Lolo menyatakan bahwa peristiwa ini menimbulkan kepanikan di kalangan warga karena terjadi secara tiba-tiba. Rumah-rumah retak dan tergerak, memicu ketakutan dan trauma di antara warga untuk kembali ke rumah mereka.
Lihat Juga :