Kisah Pangeran Diponegoro, Pejuang Islam yang Kuasai Ilmu Fiqh dan Tasawuf
Sabtu, 16 Maret 2024 - 07:29 WIB
loading...
A
A
A
Pangeran juga akrab dengan traktat-traktat tentang teologi mistik Islam, seperti usul dan Tasawuf, dan juga syair-syair mistik Jawa seperti suluk. Sejarah para Nabi pada kitab Serat Anbiya, dan Tafsir Quran, ikut menjadi bagian dari kurikulum sastranya.
Begitu pula karya- karya didaktik filsafat politik Islam seperti Şiraț as-salatin dan Tajas-salatin.
Bidang lain yang juga mendapat perhatian khusus Diponegoro tampaknya adalah hukum Islam: Taqrib, Lubab al-fiqh, Muharrar, dan Taqarrub (suatu komentar tentang Taqrib) yang semua itu dikenal Diponegoro.
Baca Juga: Kisah Bondan Kejawan Anak Prabu Brawijaya yang Disembunyikan
Dia di kemudian hari mengatakan dengan bangga koleksi buku-buku hukum Islam Jawa-nya yang disimpan oleh seorang temannya di Yogya selama Perang Jawa.
Begitu pula karya- karya didaktik filsafat politik Islam seperti Şiraț as-salatin dan Tajas-salatin.
Bidang lain yang juga mendapat perhatian khusus Diponegoro tampaknya adalah hukum Islam: Taqrib, Lubab al-fiqh, Muharrar, dan Taqarrub (suatu komentar tentang Taqrib) yang semua itu dikenal Diponegoro.
Baca Juga: Kisah Bondan Kejawan Anak Prabu Brawijaya yang Disembunyikan
Dia di kemudian hari mengatakan dengan bangga koleksi buku-buku hukum Islam Jawa-nya yang disimpan oleh seorang temannya di Yogya selama Perang Jawa.
Lihat Juga :