Minimarket Waralaba di NTT Harus Dibatasi

Jum'at, 15 Maret 2024 - 13:05 WIB
loading...
Minimarket Waralaba...
Kehadiran minimarket waralaba seperti Indomaret dan Alfamart di NTT yang semakin menjamur menuai kekhawatiran. Foto/Ilustrasi/Dok.Sindonews
A A A
ENDE - Kehadiran minimarket waralaba seperti Indomaret dan Alfamart di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang semakin menjamur menuai kekhawatiran. Ekonom lokal menilai keberadaan mereka dapat menghancurkan ekonomi kerakyatan, terutama pedagang kecil di NTT.

Pada tahun 2022, tercatat sudah terdapat 22 unit toko di kabupaten Ende, puluhan di Maumere, puluhan di Kota dan Kabupaten Kupang, termasuk beberapa toko baru di TTU dan Belu.

"Sejumlah penelitian menunjukkan keberadaan minimarket waralaba menurunkan pendapatan hingga penutupan usaha pedagang kecil. Pemerintah harus segera hadir mengatur ini," ungkap Direktur Institut Jacob Nuwa Wea, William Yani Wea dalam keterangannya yang diterima, Jumat (15/3/2024).

William menjelaskan, minimarket waralaba dengan harga bersaing akan menarik pelanggan dari warung tradisional, sehingga lambat laun pedagang tradisional akan terdesak.

Baca Juga: Waralaba McDonald's Terbelah antara Dukung Israel dan Palestina

Dampaknya tak hanya pada pengusaha lokal, tapi juga seluruh masyarakat. Uang yang dibelanjakan di minimarket akan keluar dari daerah, bukannya berputar di dalam komunitas lokal. Hal ini memperparah kesenjangan ekonomi di NTT, wilayah kepulauan yang bergantung pada ekonomi lokal.

"NTT merupakan wilayah kepulauan yang kehidupanya bergantung terhadap ekonomi lokal. Artinya, apabila terus digerus dengan keberadaan minimarket waralaba, perkonomian daerah NTT akan semakin terpuruk," tegas William.

William tidak melarang keberadaan minimarket waralaba di NTT, namun ia menekankan pentingnya aturan tegas agar UMKM tradisional tidak tergilas.

"Ritel waralaba tersebut sebaiknya cukup ada dua atau tiga saja di setiap Ibu kota Kabupaten atau Kota yang ada di NTT. Jadi lapangan kerja tetap terbuka, perkonomian daerah tidak terganggu," pungkasnya.
(hri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sinara Fest 2026 NTB...
Sinara Fest 2026 NTB Wujud Dukungan BPDP Terhadap Ketahanan Pangan dan UMKM
Gempa M 5,0 Guncang...
Gempa M 5,0 Guncang NTT, Tidak Berpotensi Tsunami
Pembayaran Pajak Kendaraan...
Pembayaran Pajak Kendaraan di NTT Kini Dilakukan secara Digital
Gempa M6,0 Guncang Timor...
Gempa M6,0 Guncang Timor Tengah Utara NTT, Tidak Berpotensi Tsunami
Dari Tanah Liat di Pedalaman...
Dari Tanah Liat di Pedalaman NTT, Srikandi Heroik Tumbuhkan Numerasi Anak Usia Dini
KB PII Dukung Pembatasan...
KB PII Dukung Pembatasan Minimarket Demi Pengembangan Koperasi Merah Putih di Desa
BPOM: Isu Wajib Apoteker...
BPOM: Isu Wajib Apoteker di Minimarket Hoaks, yang Diatur Pengelolaan Obatnya
Eks Pj Sekda Kupang...
Eks Pj Sekda Kupang Gabung Perindo NTT, Konsolidasi Politik Diperkuat dan Target Rebut Kembali Basis Politik
Aturan Baru, BPOM Siap...
Aturan Baru, BPOM Siap Tindak Tegas Penjualan Obat Ilegal di Minimarket
Rekomendasi
Dokter Tifa Sudah Pelajari...
Dokter Tifa Sudah Pelajari 10 Ribu Halaman Dokumen BAP sebelum Eksepsi Dikabulkan
Prabowonomics Jadi Tema...
Prabowonomics Jadi Tema Harlah ke-28 PKB, Cak Imin Beri Penjelasan
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
Berita Terkini
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
Bea Cukai Bali Nusra...
Bea Cukai Bali Nusra Musnahkan Barang Ilegal Senilai Lebih dari Rp11,2 Miliar
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved