Banjir Bangkalan Madura, Pj Gubernur Jatim Minta Utamakan Evakuasi Warga Rentan
Rabu, 13 Maret 2024 - 20:51 WIB
loading...
Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono meninjau lokasi banjir di Desa Kauman, Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan, Rabu (13/3/2024). Foto/Lukman Hakim
A
A
A
BANGKALAN - Pj Gubernur Jawa Timur (Jatim) Adhy Karyono meninjau lokasi banjir di Desa Kauman, Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan, Rabu (13/3/2024).
Diketahui, banjir di kawasan Blega Bangkalan ini akibat dampak hujan deras yang terjadi pada Selasa (12/3/2024), sehingga aliran Daerah Aliran Sungai (DAS) Blega meluap.
Adhy mengatakan, evakuasi masyarakat rentan, terutama lanjut usia (lansia), telah dilakukan. Dia memastikan masyarakat rentan dan terdampak tidak diperkenankan kembali ke rumahnya sampai banjir benar-benar surut.
Baca juga; Diterjang Hujan Deras dan Angin Kencang, Sejumlah Pohon Tumbang Timpa Rumah di Cirebon
“Sebab saat ini, curah hujan masih tinggi dan diperkirakan masih akan hujan dalam beberapa hari ke depan,” katanya.
Selain melakukan evakuasi kepada masyarakat terdampak banjir terutama masyarakat rentan, Adhy juga menegaskan bahwa DAS Blega akan segera dilakukan normalisasi.
“Kami segera melakukan normalisasi DAS Blega karena ada kekhususan untuk tipe sungainya. Ada pecahan sungai, lalu menyatu lagi. Nah ini akan segera dinormalisasi oleh Dinas PU SDA Jatim,” ujarnya.
Tidak hanya itu, Adhy juga memastikan kebutuhan logistik masyarakat terdampak banjir terpenuhi. Mulai dari kebutuhan dasar hingga kebutuhan penting selama bulan Ramadan.
Baca juga; Sungai Bengawan Solo Meluap, 18 Desa dan 6 Kecamatan di Bojonegoro Terendam Banjir
“Baik sahur dan buka puasa, atau bagi yang tidak berpuasa, jika di tengah-tengah ada yang membutuhkan, kita pastikan tercukupi. Kalau memang bisa dan memungkinkan, bisa langsung datang ke Dapur Umum di SMA Negeri 1 Blega,” katanya.
Lebih lanjut Adhy menegaskan bahwa khusus wilayah Blega, di daerah yang terdampak banjir tersebut telah dikerahkan satu unit mobil pompa untuk mengalihkan genangan yang ada di pemukiman warga. Bahkan ia berkesempatan memantau langsung proses penyedotan genangan air menggunakan mobil pompa.
Diketahui, banjir di kawasan Blega Bangkalan ini akibat dampak hujan deras yang terjadi pada Selasa (12/3/2024), sehingga aliran Daerah Aliran Sungai (DAS) Blega meluap.
Adhy mengatakan, evakuasi masyarakat rentan, terutama lanjut usia (lansia), telah dilakukan. Dia memastikan masyarakat rentan dan terdampak tidak diperkenankan kembali ke rumahnya sampai banjir benar-benar surut.
Baca juga; Diterjang Hujan Deras dan Angin Kencang, Sejumlah Pohon Tumbang Timpa Rumah di Cirebon
“Sebab saat ini, curah hujan masih tinggi dan diperkirakan masih akan hujan dalam beberapa hari ke depan,” katanya.
Selain melakukan evakuasi kepada masyarakat terdampak banjir terutama masyarakat rentan, Adhy juga menegaskan bahwa DAS Blega akan segera dilakukan normalisasi.
“Kami segera melakukan normalisasi DAS Blega karena ada kekhususan untuk tipe sungainya. Ada pecahan sungai, lalu menyatu lagi. Nah ini akan segera dinormalisasi oleh Dinas PU SDA Jatim,” ujarnya.
Tidak hanya itu, Adhy juga memastikan kebutuhan logistik masyarakat terdampak banjir terpenuhi. Mulai dari kebutuhan dasar hingga kebutuhan penting selama bulan Ramadan.
Baca juga; Sungai Bengawan Solo Meluap, 18 Desa dan 6 Kecamatan di Bojonegoro Terendam Banjir
“Baik sahur dan buka puasa, atau bagi yang tidak berpuasa, jika di tengah-tengah ada yang membutuhkan, kita pastikan tercukupi. Kalau memang bisa dan memungkinkan, bisa langsung datang ke Dapur Umum di SMA Negeri 1 Blega,” katanya.
Lebih lanjut Adhy menegaskan bahwa khusus wilayah Blega, di daerah yang terdampak banjir tersebut telah dikerahkan satu unit mobil pompa untuk mengalihkan genangan yang ada di pemukiman warga. Bahkan ia berkesempatan memantau langsung proses penyedotan genangan air menggunakan mobil pompa.
(wib)
Lihat Juga :