Aksi Demo Tolak Rekapitulasi Suara KPU Medan Diwarnai Kericuhan

Senin, 11 Maret 2024 - 17:36 WIB
loading...
Aksi Demo Tolak Rekapitulasi...
Massa gelar aksi demonstrasi menolak rekapitulasi KPU Medan yang diduga ada penggelembungan suara sehingga merugikan caleg dan partai tertentu. Foto/Ahmad Ridwan Nasution
A A A
MEDAN - Massa menggelar aksi demonstrasi menolak rekapitulasi KPU Medan yang diduga adanya penggelembungan suara sehingga merugikan caleg dan partai tertentu. Aliansi Rakyat Pemerhati Peduli Pemilu Sumatera Utara mendatangi lokasi rekapitulasi KPU Medan dan sempat terlibat saling dorong dan adu mulut dengan petugas kepolisian.

Puluhan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Pemerhati Peduli Pemilu Sumatera Utara menggelar aksi penolakan rekapitulasi suara KPU Medan di salah satu hotel di Jalan Sudirman, Medan.

Berdasarkan rekomendasi dari Bawaslu Kota Medan, harus dilakukan penghitungan suara di Kecamatan Medan Timur karena ditemukan ada dugaan penggelembungan suara dari salah satu partai.

Baca juga; KPU Harus Pastikan Rekapitulasi Suara Pemilu Transparan

Namun menurut masyarakat, KPU Kota Medan tidak melaksanakan rekomendasi dari Bawaslu dan tetap melanjutkan rekapitulasi. Hal ini dinilai merugikan calon anggota legislatif serta partai politik peserta pemilu.

Saat menggelar aksi demo, sempat terjadi adu mulut dan saling dorong dengan petugas kepolisian yang berjaga di pintu masuk. Surya Darmawan, Koordinator Aksi Demo, mengatakan pihaknya hanya ingin meminta kepada KPU agar bekerja dengan baik dan jujur.

“Kami minta KPU Medan tidak mencederai pemilu yang telah dilaksanakan,” kata Surya Darmawan. Sebelumnya sejumlah keributan juga terjadi di lokasi rekapitulasi ini yang dipicu dugaan penggelembungan suara kepada caleg atau partai lain.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mahasiswa Kembali Turun...
Mahasiswa Kembali Turun ke Jalan, Bawa 3 Tuntutan
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Sempat Ditutup Imbas...
Sempat Ditutup Imbas Ada Unjuk Rasa, Jalan Medan Merdeka Selatan Dibuka Kembali
Massa Mahasiswa Gelar...
Massa Mahasiswa Gelar Demo di Gedung DPR RI, Jalan Gatot Subroto Ditutup
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bergerak dari Tugu 12 Mei Reformasi Menuju Gedung DPR
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
57% Generasi Produktif...
57% Generasi Produktif di Pemilu 2029, Perindo Dorong Sinergi KPU dan Partai Perkuat Pendidikan Pemilih
Pendukung Partai Kecoa...
Pendukung Partai Kecoa Kembali Turun ke Jalan, Apa yang Dituntut?
KPU Kaji E-Voting, Partai...
KPU Kaji E-Voting, Partai Perindo Ingatkan Kesiapan Sistem Jadi Penentu
Rekomendasi
Sangkal Ada Tren Kenaikan...
Sangkal Ada Tren Kenaikan Lepas Kewarganegaraan, Menkum: Yang Ingin Jadi Warga Negara Lebih Banyak
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
Viral Kabar Kanye West...
Viral Kabar Kanye West Bakal Manggung di Jakarta Oktober 2026, Netizen Antusias War Tiket!
Berita Terkini
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi Diterima, Polda Metro Jaya: Itu Bukan Akhir dari Semuanya
Wali Kota Tangsel Paparkan...
Wali Kota Tangsel Paparkan Penanganan Kekeringan, Kebakaran, hingga PSEL
Peringati Hari Anak...
Peringati Hari Anak Nasional 2026, 25 Unit Mobil Pintar Sebar Akses Pendidikan Inklusif dari Sabang sampai Merauke
Keberhasilan HUT Papua...
Keberhasilan HUT Papua Tengah Gerakkan UMKM, Talius Tabuni Minta Jadi Acuan Program Daerah
Karhutla Dominasi Bencana...
Karhutla Dominasi Bencana Alam pada Pekan Ini, BNPB: Dampak Musim Kemarau
Minta Libatkan Masyarakat...
Minta Libatkan Masyarakat Adat, MPSI: PSN Wanam Harus Jamin Pendidikan Anak Papua
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved