Massa Dukung Hak Angket Sindir Demo Tandingan di Depan DPR
Jum'at, 08 Maret 2024 - 17:52 WIB
loading...
Gedung DPR, Jakarta Pusat digeruduk oleh dua massa yang memiliki dua tuntutan yang berbeda, Jumat (8/3/2024) sore. Foto/Achmad Al Fiqri
A
A
A
JAKARTA - Gedung DPR, Jakarta Pusat digeruduk oleh dua massa yang memiliki dua tuntutan yang berbeda, Jumat (8/3/2024) sore. Mereka dengan lantang berorasi di depan gerbang utama Gedung DPR.
Adapun kelompok massa yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Selamatkan NKRI (GRSN) berorasi di sisi sebelah kiri gerbang utama. Mereka menuntut agar DPR menggulirkan hak angket guna menyelidiki dugaan kecurangan Pemilu 2024.
Sedangkan massa yang menolak hak angket DPR berorasi di sisi sebelah kanan gerbang DPR. Aparat kepolisian pun memisahkan kedua kelompok massa dengan memasang pagar beton dan besi pada bagian tengah gerbang utama DPR.
Baca juga: Demo Desak Hak Angket, Massa GRSN Mulai Bakar Ban di Depan Gedung DPR
Gerakan Rakyat Selamatkan NKRI pun menyindir kelompok massa yang menolak angket DPR terkait kecurangan Pemilu 2024. Salah satu orator dari atas mobil komando menyatakan kelompok massa tolak angket telah menunjukkan sikap untuk mendukung rezim.
“Kalau mereka katakan tolak hak angket, artinya mereka setuju dengan apa yang dilakukan oleh rezim saat ini,” kata orator tersebut.
Adapun kelompok massa yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Selamatkan NKRI (GRSN) berorasi di sisi sebelah kiri gerbang utama. Mereka menuntut agar DPR menggulirkan hak angket guna menyelidiki dugaan kecurangan Pemilu 2024.
Sedangkan massa yang menolak hak angket DPR berorasi di sisi sebelah kanan gerbang DPR. Aparat kepolisian pun memisahkan kedua kelompok massa dengan memasang pagar beton dan besi pada bagian tengah gerbang utama DPR.
Baca juga: Demo Desak Hak Angket, Massa GRSN Mulai Bakar Ban di Depan Gedung DPR
Gerakan Rakyat Selamatkan NKRI pun menyindir kelompok massa yang menolak angket DPR terkait kecurangan Pemilu 2024. Salah satu orator dari atas mobil komando menyatakan kelompok massa tolak angket telah menunjukkan sikap untuk mendukung rezim.
“Kalau mereka katakan tolak hak angket, artinya mereka setuju dengan apa yang dilakukan oleh rezim saat ini,” kata orator tersebut.
Lihat Juga :