Geruduk P4OP Disdik DKI, Ratusan Mahasiswa Peserta KJMU Tanyakan Transparansi Kepesertaan

Selasa, 05 Maret 2024 - 21:16 WIB
loading...
Geruduk P4OP Disdik...
Ratusan mahasiswa dari sejumlah kampus di Indonesia menggeruduk kantor P4OP Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Selasa (5/3/2024). Foto: SINDOnews/Hendri Irawan
A A A
JAKARTA - Ratusan mahasiswa dari sejumlah kampus di Indonesia menggeruduk kantor Pusat Pelayanan Pendanaan Personal dan Operasional Pendidikan (P4OP) Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Selasa (5/3/2024).

Kedatangan mahasiswa yang tergabung dalam kepesertaan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) itu untuk bertanya apa alasan kepesertaan mereka dinyatakan tidak layak menerima KJMU.

Mahasiswa juga ingin menanyakan transparansi proses penetapan layak tidaknya mereka menjadi peserta KJMU. "Selama ini kepesertaan KJMU saya tidak pernah ada masalah, tapi kok kali ini tiba-tiba dinyatakan tidak layak," kata Zayed (21), mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ).

Baca juga: Kabar Gembira! Pemprov DKI Akhirnya Cairkan KJP Plus Tahap 2, KJMU, dan BPMS

Ketidaklayakan peserta KJMU diketahui setelah mareka mengecek langsung daftar nama mereka di website P40P Jakarta.

Karena tidak layak otomatis mahasiswa yang sebelumnya sudah menjadi peserta KJMU tidak bisa mengisi form kepesertaan yang tiap semesternya memang wajib diperbaharui.

Berdasarkan pantauan SINDOnews, Selasa (5/3/2024) sebagian besar mahasiswa yang datang ke Kantor P4OP Disdik DKI didampingi orang tua masing-masing. Karena tidak mendapat penjelasan secara gamblang dari pihak P4OP membuat mahasiswa dan orang tua mengeluh, bahkan ada yang sampai berteriak histeris dan menangis.

Selain mahasiswa peserta KJMU ternyata di saat berbarengan orang tua siswa peserta Kartu Jakarta Pintar (KJP) juga berbondong-bondong mendatangi kantor P4OP.

"Dari mana saya harus membiayai kuliah anak. Saya sudah lama pensiun dan tidak ada lagi mata pencaharian. Jangankan untuk biaya kuliah anak, untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari juga susah payah," keluh Sutahrin (62), orang tua yang mendampingi anaknya bernama Sandi (21).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mahasiswa Universitas...
Mahasiswa Universitas Paramadina Pelajari Investasi Syariah Bersama MNC Sekuritas
Mahasiswa Sains Komunikasi...
Mahasiswa Sains Komunikasi MNC University Raih Runner Up 2 Putri Budaya Banten 2026
Penguatan Kualitas Lulusan...
Penguatan Kualitas Lulusan Terus Digencarkan SGU
Rekomendasi
Ditransfer Ruben Onsu...
Ditransfer Ruben Onsu Rp75 Juta, Sarwendah Dikabarkan Protes
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Suguhkan Persaingan Tim Sepak Bola Paling Bergengsi di Asia Tenggara
Tumbuh Bersama GrabModal:...
Tumbuh Bersama GrabModal: Dari Rumah Kontrakan, Mama Khas Banjar Kini Punya Belasan Karyawan
Berita Terkini
Keberhasilan HUT Papua...
Keberhasilan HUT Papua Tengah Gerakkan UMKM, Talius Tabuni Minta Jadi Acuan Program Daerah
Karhutla Dominasi Bencana...
Karhutla Dominasi Bencana Alam pada Pekan Ini, BNPB: Dampak Musim Kemarau
Minta Libatkan Masyarakat...
Minta Libatkan Masyarakat Adat, MPSI: PSN Wanam Harus Jamin Pendidikan Anak Papua
Gejolak PPP Banten,...
Gejolak PPP Banten, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi
Kemenhut Bangun Rumah...
Kemenhut Bangun Rumah untuk Warga Terdampak Bencana Aceh Tamiang
Polisi Bakal Panggil...
Polisi Bakal Panggil Pengemudi Alphard dan Satpam yang Terlibat Cekcok di Bundaran HI
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved