alexametrics

Dijambret di Cikapayang, Dua Mahasiswi Bandung Luka Parah

loading...
Dijambret di Cikapayang, Dua Mahasiswi Bandung Luka Parah
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Irman Sugema seusai menjenguk mahasiswi korban penjambretan di RS Santo Boromeus, Kamis (30/8/2018). SINDOnews/Agus Warsudi
A+ A-
BANDUNG - Dua mahasiswi perguruan tinggi di Kota Bandung berinisial E (22) dan S (23) jadi korban penjambretan di simpang Cikapayang, Jalan Ir H Djuanda atau Dago pada Kamis (30/8/2018) sekitar pukul 03.30 WIB.

Akibat peristiwa itu, korban E kritis karena menderita luka parah di kepala belakang. Tingkat kesadaran korban S di level terendah. Sedangkan korban S menderita luka lecet di lengan dan beberapa bagian tubuh. Kondisi korban S telah pulih dan bisa diajak berkomunikasi. Mereka dirawat intensif di RS Santo Boromeus, Jalan Dago, Kota Bandung.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Irman Sugema mengatakan, kebelum kejadian, kedua korban hendak pulang ke tempat kos di kawasan Dago seusai makan bakso di sebuah kafe. Setelah selesai, kedua korban hendak pulang.



Saat melintas di lokasi kejadian, tepatnya di bawah jalan layang Pasupati, datang pelaku berboncengan satu sepeda motor memepet korban. Pelaku kemudian merampas tas yang dibawa korban.

Akibat tarikan kuat, korban jatuh terjengkang dari atas motor dan mengempas aspal lalu berguling di jalan. Selain itu, korban S yang membawa sepeda motor hilang keseimbangan dan terjatuh.

"Modusnya, pepet rampas. Setelah menjambret tas berisi handphone dan uang Rp300.000 milik korban, pelaku kabur," kata Irman didampingi Kasatreskrim AKBP M Yoris Maulana seusai menjenguk korban di RS Santo Boromeus, Kamis (30/8/2018).

Kasus ini, ujar Kapolrestabes, jadi perhatian jajaran Satreskrim Polrestabes Bandung untuk segera diungkap karena sangat meresahkan masyarakat. Pelaku yang diduga dua orang harus segera ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Temannya, E, sudah dimintai keterangan dan kasus ini akan kami ungkap. Tindakan tegas dan terukur akan dilakukan terhadap pelaku jika melarikan diri atau melawan petugas," tandas Kapolrestabes.
(wib)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak