Jembatan Alaaha Ambruk, 3 Desa di Kolaka Timur Terisolasi
Selasa, 05 Maret 2024 - 11:27 WIB
loading...
Jembatan penyeberangan sepanjang 40 meter di Desa Alaaha, Kecamatan Ueesi, Kabupaten Koltim, Sultra ambruk tergerus arus sungai. Foto/Ist
A
A
A
KOLAKA TIMUR - Jembatan penyeberangan sepanjang 40 meter di Desa Alaaha, Kecamatan Ueesi, Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara (Sultra) ambruk diterjang arus pada Senin (4/3/2024) dini hari. Akibatnya, warga dari tiga desa, yaitu Alaaha, Tongauna, dan Puurau, terisolasi karena akses satu-satunya mereka putus.
Kepala BPBD Koltim, Dewa Made Ratmawan, segera mengambil tindakan setelah mendapat informasi tentang kejadian tersebut. Pihaknya melakukan koordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi IV Kendari dan BPBD Sultra. Namun, tidak ada jalan alternatif yang bisa digunakan oleh warga desa terdampak.
"Dalam upaya penanganan, kami telah mengkoordinasikan dengan semua pihak terkait dan melaporkan situasi ini kepada otoritas yang berwenang. Saat ini, saya tengah berada di balai (BWS) untuk berkonsultasi, termasuk ke BPBD Sultra," ungkap Dewa Made Ratmawan kepada MNC Portal pada Selasa (5/3/2024).
Konsultasi yang dilakukan oleh Dewa Made Ratmawan tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur, tetapi juga menyangkut masalah sawah seluas 100 hektar yang sebelumnya terendam banjir di wilayah Koltim. Menurutnya, jembatan Alaaha harus segera mendapat perhatian karena merupakan satu-satunya akses bagi warga ke tiga desa tersebut.
Baca Juga: 4 Rumah di Kolaka Utara Nyaris Ambruk Digerus Abrasi
Kepala BPBD Koltim, Dewa Made Ratmawan, segera mengambil tindakan setelah mendapat informasi tentang kejadian tersebut. Pihaknya melakukan koordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi IV Kendari dan BPBD Sultra. Namun, tidak ada jalan alternatif yang bisa digunakan oleh warga desa terdampak.
"Dalam upaya penanganan, kami telah mengkoordinasikan dengan semua pihak terkait dan melaporkan situasi ini kepada otoritas yang berwenang. Saat ini, saya tengah berada di balai (BWS) untuk berkonsultasi, termasuk ke BPBD Sultra," ungkap Dewa Made Ratmawan kepada MNC Portal pada Selasa (5/3/2024).
Konsultasi yang dilakukan oleh Dewa Made Ratmawan tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur, tetapi juga menyangkut masalah sawah seluas 100 hektar yang sebelumnya terendam banjir di wilayah Koltim. Menurutnya, jembatan Alaaha harus segera mendapat perhatian karena merupakan satu-satunya akses bagi warga ke tiga desa tersebut.
Baca Juga: 4 Rumah di Kolaka Utara Nyaris Ambruk Digerus Abrasi
Lihat Juga :