5 Kitab Peninggalan Kerajaan Majapahit, dari Sutasoma hingga Parthayajna

Senin, 04 Maret 2024 - 08:13 WIB
loading...
5 Kitab Peninggalan...
Kitab Negarakertagama merupakan salah satu kitab peninggalan Kerajaan Majapahit. Foto/Wikipedia Commons
A A A
Sejumlah kitab peninggalan Kerajaan Majapahit ini bisa menjadi bukti bahwa kerajaan nusantara itu pernah berdiri dan berkuasa di Tanah Air. Mengingat Kerajaan Majapahit pernah menjadi salah satu kerajaan terbesar, pastinya memiliki banyak peninggalan.

Terdapat banyak candi dan prasasti yang membuktikan keberadaan Kerajaan Majapahit di masa lalu. Namun selain dua jenis peninggalan tersebut, terdapat pula beberapa kitab yang menceritakan kisah-kisah tertentu.

Kitab-kitab yang menjadi peninggalan dari Kerajaan Majapahit terbilang beragam dan bervariasi, memperlihatkan jika karya sastra juga menjadi salah satu warisan intelektual yang diwariskan. Berikut ini beberapa kitab peninggalan Kerajaan Majapahit.

5 Kitab Peninggalan Kerajaan Majapahit

1. Kitab Sutasoma

Kitab ini ditulis oleh Mpu Tantular pada masa Kerajaan Majapahit di bawah kepemimpinan Hayam Wuruk, tepatnya di sekitar tahun 1851 Masehi. Kitab ini berisikan perjalanan seorang pangeran dari Negeri Hastinapura bernama Sutasoma dalam menemukan makna hidup sesungguhnya.

Baca Juga: Keunikan Aturan Wajib Pajak Era Kerajaan Majapahit

Naskah Sutasoma mengandung makna semboyan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang dikutip dari pupuh 139 bait 5, yaitu Bhinneka Tunggal Ika, berbeda-beda tetapi tetap satu. Sebab, tidak ada kebenaran yang mendua.

2. Kitab Negarakertagama

Kitab hasil tulisan Mpu Prapanca ini pertama kali ditemukan di tahun 1894 di istana Raja Lombok. Seorang peneliti, J.L.A Brandes berhasil menyelamatkan kitab ini sebelum dibakar bersama seluruh buku di perpustakaan kerajaan.

Kitab Negarakertagama menjadi saksi valid pada masa pemerintahan Hayam Wuruk di Kerajaan Majapahit pada tahun 1365 M. Inti dari keseluruhan isi kitab ini ialah penjelasan mengenai silsilah raja-raja Majapahit, wilayah Kerajaan Majapahit, keadaan kota, upacara Sradha, maupun negara-negara bawahan Majapahit.

3. Kitab Tantu Pagelaran

Tantu Panggelaran ditulis dalam bahasa Jawa Pertengahan pada zaman Majapahit. Suntingan teks yang sangat penting telah terbit pada tahun 1924 di Leiden oleh Dr. Th. Pigeaud.

Tantu Panggelaran adalah sebuah teks prosa yang menceritakan tentang kisah penciptaan manusia di pulau Jawa dan segala aturan yang harus ditaati manusia.

4. Kitab Arjunawijaya

Kitab buatan Mpu Tantular ini dibuat pada masa pemerintahan Hayam Wuruk, yang berkuasa antara 1350-1389 M. Dalam kitab ini banyak mengisahkan tentang Arjunawijaya si sakti mandraguna yang merupakan titisan Batara Wisnu.

Dalam kitab ini dikisahkan juga romansa antara Arjunawijaya dengan Dewi Citrawati, dan perang antara Arjunawijaya melawan Rahwana yang ingin merebut kekasihnya.

5. Kitab Parthayajna

Kitab Parthayajna atau Kakawin Parthayajña adalah sebuah kakawin dalam bahasa Jawa Kuno. Kakawin ini menceritakan pertapaan Arjuna di gunung Indrakila. Meski begitu, bahasa dalam kitab ini lebih bersifat falsafi dan sangat sulit dipahami.

Itulah lima kitab dari Kerajaan Majapahit, dari kitab-kitab inilah muncul berbagai mitos, cerita rakyat, hingga legenda yang berkembang di lingkungan masyarakat.
(hri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Kisah Jenderal Sjafrie...
Kisah Jenderal Sjafrie Kawal Soeharto yang Tolak Pakai Rompi Anti Peluru saat Kunjungan ke Bosnia
Sepak Terjang Matah...
Sepak Terjang Matah Ati, Istri Pangeran Sambernyawa yang Jadi Panglima Pasukan Khusus Wanita Mangkunegaran
Pasukan Intelijen Mematikan...
Pasukan Intelijen Mematikan Dom Sumurup Ing Banyu, Telik Sandi Mataram yang Habisi Jenderal VOC JP Coen
Indonesia di Antara...
Indonesia di Antara Quantum Warfare dan Multipolaritas
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka: Dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Urgensi Indonesia Maritime...
Urgensi Indonesia Maritime Policy
Rekomendasi
MNC University Bahas...
MNC University Bahas Masa Depan Produksi Iklan di Era AI melalui Talkshow KRUFEST
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Ronaldo Mandul, Portugal...
Ronaldo Mandul, Portugal Ditahan Imbang RD Kongo di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Berita Terkini
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved