Massa Geruduk KPU hingga DPRD Sulsel, Tuntut Pilpres Ulang karena Sarat Kecurangan
Jum'at, 01 Maret 2024 - 21:28 WIB
loading...
A
A
A
Komisioner KPU Sulsel, Marzuki Kadir yang menerima para pengunjuk rasa menjelaskan bahwa pihaknya hanya berpatokan pada hasil rekapan berjenjang yang dimulai dari TPS hingga rekapitulasi di KPU.
Baca juga: Pakar: Kecurangan Pemilu 2024 Jangan Dianggap Normal
"Sistem yang digunakan KPU dalam menentukan perolehan suara adalah rekap berjenjang. Dimulai dari PPK, di situ ada rekapan setiap TPS. Setelah itu dinaikkan menjadi rekap kabupaten," bebernya di lokasi aksi.
Di hadapan massa, Marzuki mengajak agar terus konsisten memberikan pengawalan kepada petugas yang melakukan rekapitulasi suara.
"Mudah-mudahan teman-teman semua ini senantiasa mengawal karena kami butuh pengawalan," tukasnya.
Sebelum menggelar aksi di depan Kantor KPU Sulsel, ratusan massa Forum Rakyat Sulawesi Selatan Menggugat juga menuntut hal serupa di depan Kantor Bawaslu Sulsel.
Usai menyampaikan tuntutannya di hadapan penyelenggara pemilu, ratusan massa ini juga mendatangi gedung DPRD Sulsel. Mereka berharap aspirasi yang mereka tuntut diteruskan ke DPR RI dan pelaku pengambil kebijakan di pemerintahan pusat.
Dalam aksi itu, mereka membentangkan spanduk bertuliskan kalimat tentang hal angket. Mereka mendorong agenda hak angket ini ke DPR RIMereka juga memperlihatkan keranda jenazah. Aksi ini sebagai simbol matinya demokrasi.
Baca juga: Pakar: Kecurangan Pemilu 2024 Jangan Dianggap Normal
"Sistem yang digunakan KPU dalam menentukan perolehan suara adalah rekap berjenjang. Dimulai dari PPK, di situ ada rekapan setiap TPS. Setelah itu dinaikkan menjadi rekap kabupaten," bebernya di lokasi aksi.
Di hadapan massa, Marzuki mengajak agar terus konsisten memberikan pengawalan kepada petugas yang melakukan rekapitulasi suara.
"Mudah-mudahan teman-teman semua ini senantiasa mengawal karena kami butuh pengawalan," tukasnya.
Sebelum menggelar aksi di depan Kantor KPU Sulsel, ratusan massa Forum Rakyat Sulawesi Selatan Menggugat juga menuntut hal serupa di depan Kantor Bawaslu Sulsel.
Usai menyampaikan tuntutannya di hadapan penyelenggara pemilu, ratusan massa ini juga mendatangi gedung DPRD Sulsel. Mereka berharap aspirasi yang mereka tuntut diteruskan ke DPR RI dan pelaku pengambil kebijakan di pemerintahan pusat.
Dalam aksi itu, mereka membentangkan spanduk bertuliskan kalimat tentang hal angket. Mereka mendorong agenda hak angket ini ke DPR RIMereka juga memperlihatkan keranda jenazah. Aksi ini sebagai simbol matinya demokrasi.
Lihat Juga :