Alasan Rakyat Banten Bikin Petisi hingga Bubuhkan Cap Jempol Darah di Atas Kain Kafan

Jum'at, 01 Maret 2024 - 18:08 WIB
loading...
Alasan Rakyat Banten...
Pernyataan sikap Gerakan Rakyat Banten Peduli di Pondok Pesantren Salafiyah Al- Idrisiyah, Terumbu, Kasemen, Kota Serang, Jumat (1/3/2024). Foto/MPI/Fariz Abdullah
A A A
SERANG - Gerakan Rakyat Banten Peduli Demokrasi membuat pernyataan sikap dan penandatanganan cap jempol darah di atas kain kafan terkait Pemilu pada Jumat (1/3/2024).

Aksi itu berlangsung di Pondok Pesantren Salafiyah Al- Idrisiyah, Kelurahan Terumbu, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Banten.

Baca juga: Rakyat Banten Dorong DPR Menggulirkan Hak Angket Kecurangan Pemilu 2024

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk kekecewaan terhadap pemerintah yang dinilai gagal menggelar Pemilu secara adil dan demokratis.

Koordinator aksi, Nasrullah mengatakan Pemilu 2024 terindikasi banyak kecurangan. Oleh karena itu, mereka mendorong agar DPR RI menggunakan hak angket kecurangan Pemilu 2024.



"Salah satunya itu SiRekap yang membuat kegaduhan, setelah kami telusuri dan beredar di berita-berita bahwa server bisa ada di luar negeri. Nah itu dari situ sudah membaca dan juga sangat banyak indikasi dugaan kecurangan di Pilpres 2024 yang berseliweran di media," kata Nasrullah.

Menurut dia, saat ini pihaknya juga tengah mengumpulkan bukti-bukti dugaan kecurangan lainnya. Hal ini dilakukan semata-mata bentuk kecintaan rakyat Banten terhadap negara Indonesia.

Baca juga: Dorong DPR Gulirkan Hak Angket, Rakyat Banten Bubuhkan Tanda Tangan dan Cap Jempol Darah

"Kita ingin demokrasi yang berjalan dengan adil dan jujur. Apalagi belakangan ini diduga ada campur tangan dari pemerintah pusat. Harusnya pemilu itu berjalan dengan sebaik-baiknya sesuai dengan UU," ujarnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bergerak dari Tugu 12 Mei Reformasi Menuju Gedung DPR
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bakal Geruduk DPR, Bawa Tiga Tuntutan Rakyat
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
Zulhas Hadiri Pelantikan...
Zulhas Hadiri Pelantikan DPW PAN Provinsi Banten di Tangerang
PSI Banten Fokus Percepat...
PSI Banten Fokus Percepat Pembentukan Ranting
Gempa Guncang Sumur...
Gempa Guncang Sumur Banten Minggu Dini Hari, Tidak Berpotensi Tsunami
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
Singgung Peran KPRP,...
Singgung Peran KPRP, Pakar: Kritik Mahfud MD Terhadap UU Polri Sangat Aneh
SPMB Banten 2026 Jenjang...
SPMB Banten 2026 Jenjang SMK Dibuka Hari Ini, Berikut Cara Daftarnya
Rekomendasi
PT MNC Vision Networks...
PT MNC Vision Networks Tbk Berpartisipasi dalam Jalan Sehat Hari Donor Darah Sedunia 2026 di Monas
Portugal Difavoritkan,...
Portugal Difavoritkan, Ronaldo Dituntut Pecah Telur
Purbaya Santai Tanggapi...
Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai Bangun Ekonomi
Berita Terkini
Ketua PMI DKI Jakarta:...
Ketua PMI DKI Jakarta: Relawan Muda Garda Terdepan yang Siap Go Internasional
Pegadaian CPS Pondok...
Pegadaian CPS Pondok Aren Gelar Pengobatan Gratis bagi Ratusan Masyarakat
Ini Penampakan Taufik...
Ini Penampakan Taufik Hidayat usai Ditangkap Polisi, Tangan Diborgol Tali Ties
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Sadis Ditangkap di Majalaya
Breaking News! Polisi...
Breaking News! Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Wanita selama 3 Tahun di Kosan
Ketua PMI Jakpus Apresiasi...
Ketua PMI Jakpus Apresiasi Dukungan MNC Peduli di Jumtek PMR dan Relawan 2026
Infografis
5 Alasan Tom Lembong...
5 Alasan Tom Lembong Ajukan Banding atas Vonis 4,5 Tahun Penjara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved