2 Anggota KPPS Meninggal, KPU Tolak Berikan Santunan

Rabu, 28 Februari 2024 - 19:29 WIB
loading...
2 Anggota KPPS Meninggal,...
Dua anggota KPPS di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, meninggal dunia akibat kelelahan setelah bertugas sebagai pengawas Pemilu 2024. Foto/Ilustrasi
A A A
GROBOGAN - Dua anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara ( KPPS ) di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, meninggal dunia akibat kelelahan setelah bertugas sebagai pengawas Pemilu 2024. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Grobogan menolak memberikan dana santunan yang diajukan oleh pihak keluarga.

Dua anggota KPPS yang meninggal, adalah Nur Pamuji Mulyati, anggota KPPS di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 16 Desa Tegowanu Kulon, Kecamatan Tegowanu, Grobogan. Kemudian, Saeroni, anggota KPPS di TPS 16 Desa Kunjung, Kecamatan Gubug, Grobogan.

Kedua anggota KPPS Kabupaten Groboban meninggal setelah menjalani perawatan di rumah sakit. Nur Pamuji meninggal seminggu lalu setelah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Panti Rahayu, Purwodadi, Grobogan.

Baca juga; Ahli Waris KPPS Meninggal di NTT Terima Santunan Rp36 Juta dan Biaya Pemakaman Rp10 Juta

Kondisi Nur Pamuji drop setelah beberapa hari tidak istirahat untuk persiapan hingga pelaksanaan pencoblosan Pemilu 2024. Sementara itu, Saeroni, warga Kunjeng, meninggal pada 27 Februari 2024 setelah sempat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Getas Pendowo, Gubug.

Saeroni sempat dirujuk ke RSUD Dokter Soedjati Purwodadi, Grobogan, selama 13 hari. Gani, menantu Saeroni mengungkapkan bahwa ayah mertuanya selama mendaftar sebagai anggota KPPS kondisinya baik-bak saja dan stabil.

Namun, saat proses pemungutan suara hingga penghitungan suara pada 14 Februari 2024 kondisi fisik ayahnya semakin menurun hingga harus menggunakan kursi roda. Kondisi fisik Saeroni yang semakin memburuk membuat keluarga membawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan intensif.

Setelah 13 hari menjalani perawatan di RSUD Dokter Soedjati Purwodadi, Saeroni akhirnya meninggal dunia. Rekan-rekan KPPS di Desa Kunjeng, Kecamatan Gubug, Grobogan, telah mengajukan seluruh berkas Saeroni ke KPU Grobogan agar bisa mendapatkan santunan.

Baca juga; Anggota KPPS Meninggal Dunia Capai 57 Orang, Ini 5 Bahaya Kelelahan pada Tubuh

Mathori, Seketariat Panitia Pemungutan Suara atau PPS Desa Kunjung mengaku kecewa atas pernyataan pihak KPU bahwa Saeroni tidak bisa memperoleh santunan. Alasannya, SK sebagai panitia pemungutan suara telah berakhir pada 25 Februari 2024,sementara Saeroni meninggal pada tanggal 27 Februari 2024.

Mathori bersama anggota PPS lainnya mengaku janggal dengan keputusan KPU Grobogan. Sebab, beberapa anggota yang sakit dan meninggal lainnya bisa memperoleh santunan.

“Karena tidak mendapatkan santunan dari KPU Grobogan, seluruh anggota petugas pemungutan suara Desa Kunjeng rela memotong honor untuk diberikan ke keluarga Saeroni sebagai bentuk solidaritas,” kata Mathori.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Berbagi Ramadan, JICT...
Berbagi Ramadan, JICT Santuni Yatim hingga Bagikan Sembako untuk 396 TKBM di Jakut
Berbagi Kebahagiaan,...
Berbagi Kebahagiaan, 5.000 Anak Yatim di Seluruh Indonesia Dapat Santunan
Safari Ramadan, Pertamina...
Safari Ramadan, Pertamina Lubricants Santuni 130 Anak Yatim di Gresik
Hanta Yuda Rasyid Berikan...
Hanta Yuda Rasyid Berikan Santunan Ramadan kepada 3.000 Driver Ojol
Korban Meninggal Bencana...
Korban Meninggal Bencana Sumatera Dapat Santunan Rp15 Juta, Luka Berat Rp5 Juta
Calon Praja IPDN Asal...
Calon Praja IPDN Asal Maluku Utara Meninggal saat Ikuti Diksar di Jatinangor
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
Bank Mantap Serahkan...
Bank Mantap Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Jenderal Purn Ryamizard Ryacudu
Rekomendasi
Ubedilah Badrun Bongkar...
Ubedilah Badrun Bongkar Upaya Pembelahan Gerakan Mahasiswa
Konser BTS Jakarta 2026...
Konser BTS Jakarta 2026 Jadi 3 Hari, Pramono Sebut Berdampak Besar bagi Ekonomi
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Berita Terkini
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Pramono Anung Siapkan 500 Ondel-ondel Karya Desainer Top
Warga Rawa Buaya Bersyukur...
Warga Rawa Buaya Bersyukur Terima Bantuan Kursi Roda dari Dina Masyusin dan Dinsos
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Infografis
Ini Rincian Gaji Anggota...
Ini Rincian Gaji Anggota DPR Jadi Rp65,5 Juta usai Pemangkasan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved