Basarnas Makassar Hentikan Pencarian 10 ABK Imanuel WGSR 3
Kamis, 13 Agustus 2020 - 22:15 WIB
loading...
Basarnas Makassar menghentikan pencarian 10 ABK Imanuel WGSR 3 yang tenggelam di perairan Mataram. Foto: Dokumen Basarnas
A
A
A
MAKASSAR - Pencarian sepuluh anak buah kapal (ABK) tugboat Imanuel WGSR 3 yang tenggelam di perairan Mataram, hingga hari ketujuh belum membuahkan hasil.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Makassar , Mustari mengatakan, pihaknya telah melakukan pemapelan melalui vessel traffic service (VTS) dan SROP Makassar.
Baca juga: Kapal TB Imanuel WGSR 03 dengan 10 ABK Hilang di Perairan Bima
"Kami (Basarnas) pada Jumat, 7 Agustus 2020 telah melakukan pencarian terhadap 12 orang korban yang dilaporkan hilang, dua telah ditemukan selamat di Pulau Sapuka Besar. Yang selamat adalahABK dari kapal tongkang bermuatan alat konstruksi yaitu Hamzah dan Ilham," kata Mustari, Kamis (13/8/2020).
Mustari menjelaskan, selama tiga hari terakhir, pencarian dilakukan di sekitar Pulau Sangiang dan Pulau Sabalana dengan menggunakan KN Sar Kamajaya.
"Akan tetapi, hingga Minggu petang belum menemukan petunjuk keberadaan kesepuluh ABK tersebut," ujarnya.
Kapal tugboat Imanuel WGSR 3 dilaporkan tenggelam di perairan Mataram, Nusa Tenggara Barat pada Kamis, 6 Agustus 2020, sekitar pukul 07.50 WIB. Kapal itu hilang kontak sejak 30 Juli 2020.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Makassar , Mustari mengatakan, pihaknya telah melakukan pemapelan melalui vessel traffic service (VTS) dan SROP Makassar.
Baca juga: Kapal TB Imanuel WGSR 03 dengan 10 ABK Hilang di Perairan Bima
"Kami (Basarnas) pada Jumat, 7 Agustus 2020 telah melakukan pencarian terhadap 12 orang korban yang dilaporkan hilang, dua telah ditemukan selamat di Pulau Sapuka Besar. Yang selamat adalahABK dari kapal tongkang bermuatan alat konstruksi yaitu Hamzah dan Ilham," kata Mustari, Kamis (13/8/2020).
Mustari menjelaskan, selama tiga hari terakhir, pencarian dilakukan di sekitar Pulau Sangiang dan Pulau Sabalana dengan menggunakan KN Sar Kamajaya.
"Akan tetapi, hingga Minggu petang belum menemukan petunjuk keberadaan kesepuluh ABK tersebut," ujarnya.
Kapal tugboat Imanuel WGSR 3 dilaporkan tenggelam di perairan Mataram, Nusa Tenggara Barat pada Kamis, 6 Agustus 2020, sekitar pukul 07.50 WIB. Kapal itu hilang kontak sejak 30 Juli 2020.
Lihat Juga :