Demo di Kantor Bawaslu DIY, Warga Jogja Tuntut Pilpres Ulang Tanpa Jokowi
Jum'at, 23 Februari 2024 - 08:13 WIB
loading...
A
A
A
"Jokowi sebagai presiden tentu dia adalah ujung tombak hancur dan leburnya bangsa ini. Harusnya bisa Jokowi ini, oh, pemilu ini tidak baik. Apakah karena Jokowi itu putranya mencalonkan lalu dia tidak pada posisi netral, mungkin saja," katanya.
Oleh karena itu, menurutnya pilpres ini harus diulang namun tanpa cawe-cawe Jokowi terhadap salah satu paslon. Menurutnya, Jokowi sebagai kepala negara harus berada pada posisi netral dan tidak memihak kelompok tertentu.
"Harusnya sebagai presiden (Jokowi) sebagai negarawan, ya adil dong, sebagai bapak bangsa, adil dong,. tidak melihat satu, dua, tiganya, tapi proses yang baik, seperti ketika dia berangkat menjadi presiden. Harusnya mengambil langkah (ketika terjadi kecurangan) sebagai presiden," katanya.
Adapun, dalam demo ini, massa aksi juga menyerahkan penghargaan kerupuk melempem award kepada Bawaslu DIY. Mereka menganalogikan Bawaslu sebagai kerupuk yang melempem karena dianggap lemah dalam mengawasi dan menindak kecurangan-kecurangan yang terjadi pada saat proses pemilu.
Oleh karena itu, menurutnya pilpres ini harus diulang namun tanpa cawe-cawe Jokowi terhadap salah satu paslon. Menurutnya, Jokowi sebagai kepala negara harus berada pada posisi netral dan tidak memihak kelompok tertentu.
"Harusnya sebagai presiden (Jokowi) sebagai negarawan, ya adil dong, sebagai bapak bangsa, adil dong,. tidak melihat satu, dua, tiganya, tapi proses yang baik, seperti ketika dia berangkat menjadi presiden. Harusnya mengambil langkah (ketika terjadi kecurangan) sebagai presiden," katanya.
Adapun, dalam demo ini, massa aksi juga menyerahkan penghargaan kerupuk melempem award kepada Bawaslu DIY. Mereka menganalogikan Bawaslu sebagai kerupuk yang melempem karena dianggap lemah dalam mengawasi dan menindak kecurangan-kecurangan yang terjadi pada saat proses pemilu.
(hri)
Lihat Juga :