50 Mayat Diduga Korban Corona Membusuk Dalam Empat Truk di New York
Kamis, 30 April 2020 - 22:18 WIB
loading...
A
A
A
Pemimpin wilayah Brooklyn Eric Adams mengatakan, dia tiba di fasilitas Rumah Pemakaman Andrew T Cleckley pada Rabu malam untuk melihat apa tempat kejadian perkara. Jalan-jalan ditutup ketika petugas memeriksa truk.
"Tampaknya truk itu penuh. Mereka mencoba menggunakan U-Haul sebagai cadangan. Ini traumatis bagi anggota keluarga," kata Adams.
Belum jelas apakah puluhan mayat itu korban pandemi virus Corona baru (COVID-19), atau bukan. Namun, New York City memang menjadi hotspot paling parah di AS akibat wabah penyakit tersebut.
Menurut data John Hokins University di New York City tercatat ada lebih dari 164.000 kasus infeksi Covid-19 dan sekitar 18.000 kematian. Krisis kesehatan telah menyebabkan tekanan abnormal pada kamar mayat dan rumah duka kota tersebut, banyak di antaranya dengan cepat kehabisan ruang penyimpanan untuk mayat.
Meskipun Badan Manajemen Darurat Federal (FEMA) telah menyediakan truk kamar mayat berpendingin untuk mengatasi lonjakan kematian, beberapa fasilitas masih berjuang untuk mengatasi kedatangan jasad-jasad baru.
"Tampaknya truk itu penuh. Mereka mencoba menggunakan U-Haul sebagai cadangan. Ini traumatis bagi anggota keluarga," kata Adams.
Belum jelas apakah puluhan mayat itu korban pandemi virus Corona baru (COVID-19), atau bukan. Namun, New York City memang menjadi hotspot paling parah di AS akibat wabah penyakit tersebut.
Menurut data John Hokins University di New York City tercatat ada lebih dari 164.000 kasus infeksi Covid-19 dan sekitar 18.000 kematian. Krisis kesehatan telah menyebabkan tekanan abnormal pada kamar mayat dan rumah duka kota tersebut, banyak di antaranya dengan cepat kehabisan ruang penyimpanan untuk mayat.
Meskipun Badan Manajemen Darurat Federal (FEMA) telah menyediakan truk kamar mayat berpendingin untuk mengatasi lonjakan kematian, beberapa fasilitas masih berjuang untuk mengatasi kedatangan jasad-jasad baru.
(awd)
Lihat Juga :