RSJ Naimata Kota Kupang Siap Tangani Caleg Stres
Selasa, 20 Februari 2024 - 18:21 WIB
loading...
Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Naimata, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), siap menangani caleg yang stres akibat gagal pada Pemilu 2024. Foto/Istimewa
A
A
A
KUPANG - Manajemen Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Naimata, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), siap menangani caleg yang stres akibat gagal pada Pemilu 2024.
Direktur RSJ Naimata dr Aletha Pian mengatakan, pihaknya siap menerima pasien gangguan jiwa, termasuk bila ada caleg stres yang membutuhkan terapi mental.
"Kalau ada caleg gagal yang butuh terapi, tentu kami terima," ungkap dr Aletha, Selasa (20/2/2024).
Baca juga; Kisah Donatur Caleg NasDem Stres Jalani Terapi Mental di Padepokan Al-Busthomi Cirebon
Dokter Aletha menyampaikan hal ini mengantisipasi potensi lonjakan pasien sakit jiwa menyusul banyaknya caleg yang tidak terpilih pada Pemilu 2024.
Namun, dirinya berharap agar fenomena caleg stres pasca Pemilu 2024 tidak ada seperti yang dibayangkan. “Kalau untuk caleg memang belum ada dan kita berharap tidak ada ya,” ujarnya.
Sejauh ini, daya tampung RSJ Naimata masih sangat cukup. Ada 50 unit tempat tidur yang tersedia, dan baru 25 unit yang terpakai. Itu diisi oleh kalangan masyarakat biasa.
Direktur RSJ Naimata dr Aletha Pian mengatakan, pihaknya siap menerima pasien gangguan jiwa, termasuk bila ada caleg stres yang membutuhkan terapi mental.
"Kalau ada caleg gagal yang butuh terapi, tentu kami terima," ungkap dr Aletha, Selasa (20/2/2024).
Baca juga; Kisah Donatur Caleg NasDem Stres Jalani Terapi Mental di Padepokan Al-Busthomi Cirebon
Dokter Aletha menyampaikan hal ini mengantisipasi potensi lonjakan pasien sakit jiwa menyusul banyaknya caleg yang tidak terpilih pada Pemilu 2024.
Namun, dirinya berharap agar fenomena caleg stres pasca Pemilu 2024 tidak ada seperti yang dibayangkan. “Kalau untuk caleg memang belum ada dan kita berharap tidak ada ya,” ujarnya.
Sejauh ini, daya tampung RSJ Naimata masih sangat cukup. Ada 50 unit tempat tidur yang tersedia, dan baru 25 unit yang terpakai. Itu diisi oleh kalangan masyarakat biasa.
Lihat Juga :