Heboh Petugas KPPS di Pandeglang Diduga Coblos Surat Suara Caleg
Senin, 19 Februari 2024 - 18:50 WIB
loading...
Sebuah video petugas Kelompok Penyelenggara Pemilihan Umum (KPPS) di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, mencoblos surat suara beredar luas di media sosial. Foto/Fariz Abdullah
A
A
A
PANDEGLANG - Sebuah video beredar luas di media sosial yang merekam petugas Kelompok Penyelenggara Pemilihan Umum (KPPS) di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, mencoblos surat suara .
Video yang juga menyebar di WhatsApp Grup itu memperlihatkan oknum petugas KPPS TPS 13 Kampung Kebon Cau, Kelurahan Pandeglang, Kecamatan Pandeglang, mendatangi rumah pemilih yang sedang sakit. Di situ dia melakukan pencoblosan pada kertas suara pada kolom caleg tertentu.
Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data, dan Informasi Bawaslu Pandeglang Didin Tahajudin mengaku, pihaknya telah mengintruksikan anggota panwas Pandeglang untuk menindak lanjuti informasi tersebut.
Baca juga; Caleg di Bangkalan Laporkan Dugaan Kecurangan Pemilu di 12 Kecamatan, Bawa 2 Kotak Bukti
"Sebelumnya memang akan ada yang melaporkan, tetapi ternyata tidak ada. Karena video tersebut sudah ramai dan beredar luas kita tindak lanjuti, kalau memang itu betul terjadi bisa saja akan dilakukan PSU (Pemungutan Suara Ulang)," kata Didin, Senin (19/2/2024).
Video yang juga menyebar di WhatsApp Grup itu memperlihatkan oknum petugas KPPS TPS 13 Kampung Kebon Cau, Kelurahan Pandeglang, Kecamatan Pandeglang, mendatangi rumah pemilih yang sedang sakit. Di situ dia melakukan pencoblosan pada kertas suara pada kolom caleg tertentu.
Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data, dan Informasi Bawaslu Pandeglang Didin Tahajudin mengaku, pihaknya telah mengintruksikan anggota panwas Pandeglang untuk menindak lanjuti informasi tersebut.
Baca juga; Caleg di Bangkalan Laporkan Dugaan Kecurangan Pemilu di 12 Kecamatan, Bawa 2 Kotak Bukti
"Sebelumnya memang akan ada yang melaporkan, tetapi ternyata tidak ada. Karena video tersebut sudah ramai dan beredar luas kita tindak lanjuti, kalau memang itu betul terjadi bisa saja akan dilakukan PSU (Pemungutan Suara Ulang)," kata Didin, Senin (19/2/2024).
Lihat Juga :