Bahaya Gunung Semeru, PVMBG: Pertumbuhan Kubah Lava di Puncak

Jum'at, 16 Februari 2024 - 15:54 WIB
loading...
Bahaya Gunung Semeru,...
Aktivitas vulkanik Gunung Semeru di Lumajang terus menunjukkan fluktuasi. PVMBG menyatakan, masalah dari Gunung Semeru adalah kubah lava yang ada di puncak. Foto/Dok.SINDOnews
A A A
LUMAJANG - Aktivitas vulkanik Gunung Semeru di Lumajang, Jatim hingga saat ini terus menunjukkan fluktuasi. Berbagai kejadian seperti letusan, guguran, embusan dan aktivitas tektonik sering terdeteksi dalam beberapa hari terakhir.

Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Hendra Gunawan mengatakan, masalah dari Gunung Semeru adalah kubah lava yang ada di puncak.

Baca juga: Temuan Mengejutkan Usai Gunung Semeru Meletus

"Berkenaan dengan aktivitas fulkanik Gunung Api Semeru ini memang kebetulan satu minggu yang lalu di Gunung Semeru terjadi awan panas dengan jarak 1500 meter," ucap Hendra dalam konferensi pers virtual di Ruang Informasi PVMBG Badan Geologi, Jalan Diponegoro No 57 Bandung, Jumat (16/2/2024).



"Masalah dari Gunung Semeru adalah kubah lava yang ada di puncak. Masih segar diingatan kita pada tahun 2022 dengan semburan yang cukup besar tersebut memberikan dampak bahaya tambahan, jarak awan panas melebihi 11 km," tambahnya.

Hendra mengungkapkan, Gunung Semeru ini terlihat seperti biasa saja namun justru mengandung potensi bahaya yang harus diantisipasi terutama dengan pertumbuhan lava.

"Dan juga kubahnya yang semakin lama semakin tinggi. Jadi perlu dicatat bahwa tahun 2022 itu kubah lavanya mungkin bisa mencapai tingginya 300-an meter dari dasar kawah," ungkapnya.

Baca juga: Awan Panas Gunung Semeru Hantui Warga Lumajang

Menurutnya, hal inilah yang perlu diketahui oleh masyarakat. Meski aktivitas gempanya tidak terlalu signifikan namun hal itu bisa terjadi kapan saja.

"Ini yang perlu disampaikan kepada masyarakat, dengan gempa-gempanya yang tidak terlampau signifikan, tapi ini bisa kapan saja terjadi dan ini sudah terbukti tanggal 9 februari terjadi awan panas 1500 meter," katanya.

Hendra menyebut, banyak pihak yang berpendapat jika awan panas tersebut akibat adanya curah hujan.

"Apakah ini berkat curah hujan, tingginya kubah lava, hingga mengabitkan jarak luncur awan panas jauh lebih dari 11 km," imbuhnya.

Oleh karena itu, pihaknya pun mengimbau masyarakat di sekitar Gunung Semeru untuk turut waspada dengan mengikuti perkembangan dari gunung api tersebut.

"Masyarakat di sekitar Gunung Semeru terutama ke arah Sungai Kobokan agar terus mewaspadai dengan mengikuti perkembangan," ujarnya.

"Selain dari historisnya yang berpotensi bahaya, dari data-data, dari hasil moderenisasi peralatan yang baru dipasang, baru sekarang tergambarkan bahwa apa yang terjadi sekarang gempa-gempa selama berapa berapa bulan, bahkan minggu belakangan ini memang ada sumber magma pada kedalaman kilometer," sambungnya.

Hendra pun memandang, jika saat ini Gunung Semeru dalam kondisi yang tidak baik-baik saja.

"Sebetulnya parameter semua positif, bahwa ini gunung sedang tidak baik baik saja. Hanya yang perlu ditekankan adalah antisipasi kalau ini awan panasnya bisa mencapai sampai jarak yang jauh," tandasnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Tinggi Kolom Abu Capai 1.200 Meter di Atas Puncak
Gunung Semeru Erupsi...
Gunung Semeru Erupsi Malam Ini, Luncurkan Kolom Abu 2.000 Meter
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 2.500 Meter
Gunung Semeru Erupsi...
Gunung Semeru Erupsi Setinggi 1.000 Meter, Waspada Awan Panas Guguran
Pagi Ini Gunung Dukono...
Pagi Ini Gunung Dukono Erupsi Setinggi 3 Km, PVMBG Ingatkan Ancaman Abu Vulkanik
Erupsi Gunung Dukono...
Erupsi Gunung Dukono Erupsi Pagi Ini, Ketinggian Kolom Abu Tembus 3,4 Km
Wisata Ranu Regulo Dibuka...
Wisata Ranu Regulo Dibuka Kembali 21 Maret 2026: Kuota Pengunjung Dibatasi, Aturan Diperketate
Kembali Erupsi, Gunung...
Kembali Erupsi, Gunung Semeru Tetap Berstatus Siaga
Klaim Asuransi Cair...
Klaim Asuransi Cair untuk Ratusan Korban Erupsi Semeru
Rekomendasi
Nyaris Telanjang, Ivana...
Nyaris Telanjang, Ivana Knoll Bikin Gempar Piala Dunia 2026
PPM sebagai Solusi Ketahanan...
PPM sebagai Solusi Ketahanan Nasional di Bawah Naungan Bacadnas
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Berita Terkini
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Pramono Anung Siapkan 500 Ondel-ondel Karya Desainer Top
Warga Rawa Buaya Bersyukur...
Warga Rawa Buaya Bersyukur Terima Bantuan Kursi Roda dari Dina Masyusin dan Dinsos
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved