Perampok Bersenpi Satroni Minimarket Indramayu, Gasak Uang Tunai dan Puluhan Bungkus Rokok
Minggu, 11 Februari 2024 - 15:20 WIB
loading...
A
A
A
“Benar, telah terjadi pencurian dengan kekerasan di salah satu minimarket, yang dilakukan oleh pelaku diduga menggunakan senjata api,” terangnya, saat mengecek ke lokasi kejadian.
Baca juga; Istri Terlilit Utang Rp80 Juta, Pria Ini Dalangi Perampokan Minimarket Tempatnya Bekerja
Agus menuturkan, pelaku menggasak puluhan bungkus rokok berbagai merek, uang tunai, dan uang elektronik yang diisi melalui aplikasi. “Yang diambil berupa top up ovo senilai Rp500.000, uang tunai di laci kasir Rp1.883.000, dan 39 bungkus rokok berbagai merek. Total kerugian Rp3.888.000," tutur Kapolsek.
Dari hasil penyelidikan sementara, Agus menjelaskan, pelaku hanya satu orang dengan menggunakan helm dan tutup muka saat melakukan aksinya. “Pelaku dan senjata yang digunakan pelaku masih dilakukan penyelidikan," jelasnya.
Agus menambahkan, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam aksi perampokan tersebut, pelaku hanya menodongkan senjata yang dibawanya. “Pelaku hanya menodongkan senjata saja, tidak ada letupan dari senjata itu dan tidak ada penganiayaan," ungkapnya.
Baca juga; Istri Terlilit Utang Rp80 Juta, Pria Ini Dalangi Perampokan Minimarket Tempatnya Bekerja
Agus menuturkan, pelaku menggasak puluhan bungkus rokok berbagai merek, uang tunai, dan uang elektronik yang diisi melalui aplikasi. “Yang diambil berupa top up ovo senilai Rp500.000, uang tunai di laci kasir Rp1.883.000, dan 39 bungkus rokok berbagai merek. Total kerugian Rp3.888.000," tutur Kapolsek.
Dari hasil penyelidikan sementara, Agus menjelaskan, pelaku hanya satu orang dengan menggunakan helm dan tutup muka saat melakukan aksinya. “Pelaku dan senjata yang digunakan pelaku masih dilakukan penyelidikan," jelasnya.
Agus menambahkan, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam aksi perampokan tersebut, pelaku hanya menodongkan senjata yang dibawanya. “Pelaku hanya menodongkan senjata saja, tidak ada letupan dari senjata itu dan tidak ada penganiayaan," ungkapnya.
(wib)
Lihat Juga :