Ngopi Bareng Suku Osing Banyuwangi, Ganjar Komitmen Lindungi Budaya Masyarakat Adat
Kamis, 08 Februari 2024 - 13:32 WIB
loading...
A
A
A
Ganjar memilih jalan kaki sekira 500 meter dari jalan raya untuk menuju kompleks masyarakat Osing. Melintasi rumah-rumah penduduk sembari menyapa dan melayani jabat tangan dari warga setempat yang sangat antusias menyambut Ganjar.
Sesampainya di lokasi, Ganjar disematkan selendang dan penutup kepala khas Osing. Suami Atikoh Supariyanti ini disuguhi pembacaan lontar tentang kisah Nabi Yusuf, serta musik lesung yang dimainkan oleh ibu-ibu.
Baca Juga: Megawati Bakal Hadiri Hajatan Rakyat Ganjar-Mahfud di Banyuwangi
Lalu, mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode itu ngobrol bareng Suheimik, sesepuh Suku Osing dan lainnya, dengan suguhan kopi dan makanan tradisional.
Menurut Ganjar, suku Osing sangat unik dan menarik karena masih melestarikan tradisi sampai saat ini. Pelestarian masyarakat adat dilakukan dengan cara membuat desa wisata.
“Kampung Osing secara pariwisata yang dikembangkan anak muda dan dibangun dengan rumah adat dan keseniannya. Ada sebuah harapan perlindungan terhadap desa adat,” ujar Ganjar.
Sesampainya di lokasi, Ganjar disematkan selendang dan penutup kepala khas Osing. Suami Atikoh Supariyanti ini disuguhi pembacaan lontar tentang kisah Nabi Yusuf, serta musik lesung yang dimainkan oleh ibu-ibu.
Baca Juga: Megawati Bakal Hadiri Hajatan Rakyat Ganjar-Mahfud di Banyuwangi
Lalu, mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode itu ngobrol bareng Suheimik, sesepuh Suku Osing dan lainnya, dengan suguhan kopi dan makanan tradisional.
Menurut Ganjar, suku Osing sangat unik dan menarik karena masih melestarikan tradisi sampai saat ini. Pelestarian masyarakat adat dilakukan dengan cara membuat desa wisata.
“Kampung Osing secara pariwisata yang dikembangkan anak muda dan dibangun dengan rumah adat dan keseniannya. Ada sebuah harapan perlindungan terhadap desa adat,” ujar Ganjar.
Lihat Juga :