Universitas Negeri Malang: Ada Etika yang Ditabrak Jelang Pemilu 2024
Senin, 05 Februari 2024 - 15:41 WIB
loading...
A
A
A
"Pengakuan kepada dasar Ketuhanan Yang Maha Esa mengajak manusia melaksanakan harmoni dalam alam, dilakukan terutama dengan jalan memupuk persahabatan, dan persaudaraan antar manusia dan bangsa," kata Prof Hari Wahyono, saat membacakan pernyataan di Graha Rektorat UM.
Pengakuan itu kata Hari Wahyono, mewajibkan manusia di dalam hidupnya membela kebenaran dengan menentang segala yang dusta.
Baca juga: Petisi Bulaksumur Guru-guru Besar UGM Beri Peringatan untuk Jokowi
Pengakuan itu mewajibkan manusia di dalam hidupnya membela keadilan, dengan menentang atau mencegah kezaliman.
"Pengakuan itu mewajibkan manusia di dalam hidupnya berbuat yang baik, dengan memperbaiki yang salah. Pengakuan itu mewajibkan manusia di dalam hidupnya bersifat jujur, membasmi kecurangan," tuturnya.
Hari Wahyono menambahkan, pada pernyataan yang dikutip dari Bung Hatta pengakuan itu mewajibkan manusia di dalam hidupnya berlaku suci, dengan menentang segala yang kotor.
Pengakuan itu kata Hari Wahyono, mewajibkan manusia di dalam hidupnya membela kebenaran dengan menentang segala yang dusta.
Baca juga: Petisi Bulaksumur Guru-guru Besar UGM Beri Peringatan untuk Jokowi
Pengakuan itu mewajibkan manusia di dalam hidupnya membela keadilan, dengan menentang atau mencegah kezaliman.
"Pengakuan itu mewajibkan manusia di dalam hidupnya berbuat yang baik, dengan memperbaiki yang salah. Pengakuan itu mewajibkan manusia di dalam hidupnya bersifat jujur, membasmi kecurangan," tuturnya.
Hari Wahyono menambahkan, pada pernyataan yang dikutip dari Bung Hatta pengakuan itu mewajibkan manusia di dalam hidupnya berlaku suci, dengan menentang segala yang kotor.
Lihat Juga :