Gelar Wayang Golek, KawanJuang GP Dekatkan Ganjar-Mahfud ke Masyarakat
Minggu, 04 Februari 2024 - 11:51 WIB
loading...
Relawan KawanJuang GP menggelar wayang golek untuk sosialisasi Ganjar-Mahfud di lapangan sepakbola Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Sabtu (3/2/2024) malam. Foto/Dok. SINDOnews
A
A
A
BOGOR - Relawan KawanJuang GP menggelar pertunjukan wayang golek di lapangan sepakbola Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Sabtu (3/2/2024) malam. Pertunjukan ini bertujuan mengenalkan pasangan nomor urut 03 Ganjar Pranowo-Mahfud MD agar lebih dekat ke masyarakat.
Pagelaran ini disambut warga setempat dengan antusias. Meski diwarnai hujan gerimis, sekitar 3.000 orang memadati lokasi pertunjukan. ”Bahkan warga sudah berada di lapangan sebelum acara wayang dimulai,”
Koordinator KawanJuang GP Aditya. Baca juga: Ganjar: Proyek Food Estate Gagal karena Tenaga Tidak Profesional
Kelompok Giriharja Putu yang menjadi ikon seni wayang golek di Jawa Barat menghibur setiap penonton yang hadir. Khanha Shandhika Ade Kosasih, dalang muda dari Lingkung Seni Giri Harja II Putu, Bandung membawakan lakon Sukma Dewa Kusumah.
Ceritanya tentang kekacauan di Negeri Tiga Alam akibat kepemimpinan Hyang Batara Guru yang dirasakan masyarakatnya tidak lagi adil dan bijaksana. Dalam pentas tersebut, sang dalang membawa tokoh Ganjar dan Mahfud ke atas pentas.
Wayang Ganjar dan Mahfud muncul pada sesi bebodoran punakawan Cepot dan Dawala. Penampilan ’Si Rambut Putih’ membawa sensasi tersendiri bagi penonton.
Pagelaran ini disambut warga setempat dengan antusias. Meski diwarnai hujan gerimis, sekitar 3.000 orang memadati lokasi pertunjukan. ”Bahkan warga sudah berada di lapangan sebelum acara wayang dimulai,”
Koordinator KawanJuang GP Aditya. Baca juga: Ganjar: Proyek Food Estate Gagal karena Tenaga Tidak Profesional
Kelompok Giriharja Putu yang menjadi ikon seni wayang golek di Jawa Barat menghibur setiap penonton yang hadir. Khanha Shandhika Ade Kosasih, dalang muda dari Lingkung Seni Giri Harja II Putu, Bandung membawakan lakon Sukma Dewa Kusumah.
Ceritanya tentang kekacauan di Negeri Tiga Alam akibat kepemimpinan Hyang Batara Guru yang dirasakan masyarakatnya tidak lagi adil dan bijaksana. Dalam pentas tersebut, sang dalang membawa tokoh Ganjar dan Mahfud ke atas pentas.
Wayang Ganjar dan Mahfud muncul pada sesi bebodoran punakawan Cepot dan Dawala. Penampilan ’Si Rambut Putih’ membawa sensasi tersendiri bagi penonton.
Lihat Juga :