Sulit Kampanye di Media Massa, Ridwan Kamil Kritik KPU

Minggu, 27 Mei 2018 - 10:42 WIB
Sulit Kampanye di Media...
Sulit Kampanye di Media Massa, Ridwan Kamil Kritik KPU
A A A
SUKABUMI - Calon gubernur Jawa Barat nomor urut 1 Ridwan Kamil menilai KPU membatasi kreativitas setiap peserta Pilkada 2018. Hal itu setelah adanya Peraturan KPU (PKPU) No 4/2017 salah satunya mengatur iklan di media massa.

Menurut Ridwan Kamil, seharusnya KPU memberikan kebebasan kepada para pasangan calon untuk mempromosikan diri kepada masyarakat termasuk melalui media massa. Bahkan dengan adanya peraturan tersebut, KPU justru dianggap membatasi demokrasi setiap kandidat.

"Peraturan ini membuat kami terbatas, tadinya mau kreativitas tapi dibatasi. Harusnya diberi kebebasan secara fleksibel. Menurut saya kalau boleh kritik peraturan promosinya masih kaku sehingga kreativitas demokrasi masih terbatas," ungkapnya di Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (27/5/2018).

Berdasarkan peraturan tersebut, setiap pasangan calon baru bisa memasang iklan di media massa mulai 10 sampai 23 Juni 2018. Waktu tersebut pun dianggap Emil sangat singkat, mengingat setiap media massa memiliki program masing-masing untuk menempatkan iklan Pilkada 2018.

"Tadinya kita mau membuat iklan 10 Juni itu di televisi dan radio, tapi kita tidak akan berhenti di situ. Semua iklan saya akan ditayangkan lewat di media sosial," sambungnya.

Media sosial, lanjut Ridwan Kamil, menjadi salah satu cara yang paling jitu untuk berkampanye dengan kreativitas. Terlebih, mayoritas masyarakat Jawa Barat setiap hari menggunakan gawai untuk menelusuri dunia maya. "Media sosial untuk menjangkau warga Jabar yang memiliki ponsel kan ada sekitar 60%," cetusnya.

Selain itu dia pun mengkritik pengadaan alat peraga kampanye (APK) oleh KPU. Padahal Emil meyakini setiap paslon mampu dan sudah memiliki stratregi masing-masing untuk berkreativitas melalui APK. "Kalau mau dibiayai mah jangan APK tapi biayai saksi, itu yang mahal mah. Kalau APK mah kita saja," tegasnya.
(wib)
Berita Terkait
Elektabilitas 52,2%,...
Elektabilitas 52,2%, Kans Ridwan Kamil Menang Pilgub Jabar Besar
Ridwan Kamil Buka-bukaan...
Ridwan Kamil Buka-bukaan Sebut Mudah Menang jika Maju Pilkada Jabar
Elite PDIP: Nama Ridwan...
Elite PDIP: Nama Ridwan Kamil Masih Didambakan Maju Pilgub Jabar
73 Persen Masyarakat...
73 Persen Masyarakat Jabar Ingin Kembali Dipimpin Ridwan Kamil, Pengamat: Elektabilitasnya Teruji
Pilkada 2024, LSI: Ridwan...
Pilkada 2024, LSI: Ridwan Kamil Bakal Menang Mudah di Pilgub Jabar
Ridwan Kamil Siap Maju...
Ridwan Kamil Siap Maju Pilgub Jabar 2024, Bima Arya Berpeluang Jadi Pasangan
Berita Terkini
Teknologi Pupuk Hayati...
Teknologi Pupuk Hayati Dongkrak Produktivitas Sawah di Subang, Hasil Panen Tembus 4,76 Ton per Hektare
5 jam yang lalu
Setkab Dokumentasikan...
Setkab Dokumentasikan Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Sinjai
5 jam yang lalu
Perkuat Sinergi Polri...
Perkuat Sinergi Polri dan Media lewat Padel Bhayangkara Cup 2026
6 jam yang lalu
Jawab Kebutuhan Industri,...
Jawab Kebutuhan Industri, UMB Kenalkan Profesi Insinyur pada Siswa SMK
6 jam yang lalu
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan...
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan Sangihe, Simak Hasil Analisis BMKG
7 jam yang lalu
Puluhan Profesor dan...
Puluhan Profesor dan Dosen UNJ bersama Billy Mambrasar, Latih Seribu Guru di Daerah Terpencil
10 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved