Singgah di Kebun Kakao di Kampung Coklat Blitar, Atikoh Ganjar: Ini Wujud Kedaulatan Pangan
Sabtu, 27 Januari 2024 - 23:30 WIB
loading...
A
A
A
Saat ini, tutur Kholid, bisnisnya sudah kembali berjalan. Total pekerja di Kampung Coklatnya mencapai 400 orang. Tak hanya kakao saja, di kebun seluas 7 hektare itu juga ditanami beragam jenis tanaman lainnya.
Antara lain padi, terong, tomat, cabai, ciplukan, black sapote, nangka, kelengkeng, jambu kristal, hingga kedondong.
Baca juga: Terinspirasi Kampung Coklat Blitar, Atikoh: Kalau Mau Maju Harus Berdaulat Pangan
Melihat hal tersebut, Atikoh Ganjar menyatakan bilamana Kampung Coklat merupakan bagian dari contoh kedaulatan pangan. Ditekankan Atikoh Ganjar, jika Indonesia ingin maju maka panganlah harus menjadi perhatian.
"Kalau Indonesia itu mau maju kita harus berdaulat di bidang pangan. Berdaulat di bidang pangan itu mulai dari bagaimana kita bisa menghasilkan bibit yang unggul, kemudian penjualannya tidak hanya bentuknya bibit atau bentuk coklat yang masih mentah, nilai tambahnya itu pasti akan bisa ditingkatkan kalau sudah dalam bentuk jadi, dan ini luar biasa," kata Atikoh Ganjar.
DIa mengatakan, keberadaan Kampung Coklat membuat perekonomian warga sekitar meningkat, mengingat banyaknya kunjungan wisatawan daerah hingga mancanegara ke lokasi tersebut.
Antara lain padi, terong, tomat, cabai, ciplukan, black sapote, nangka, kelengkeng, jambu kristal, hingga kedondong.
Baca juga: Terinspirasi Kampung Coklat Blitar, Atikoh: Kalau Mau Maju Harus Berdaulat Pangan
Melihat hal tersebut, Atikoh Ganjar menyatakan bilamana Kampung Coklat merupakan bagian dari contoh kedaulatan pangan. Ditekankan Atikoh Ganjar, jika Indonesia ingin maju maka panganlah harus menjadi perhatian.
"Kalau Indonesia itu mau maju kita harus berdaulat di bidang pangan. Berdaulat di bidang pangan itu mulai dari bagaimana kita bisa menghasilkan bibit yang unggul, kemudian penjualannya tidak hanya bentuknya bibit atau bentuk coklat yang masih mentah, nilai tambahnya itu pasti akan bisa ditingkatkan kalau sudah dalam bentuk jadi, dan ini luar biasa," kata Atikoh Ganjar.
DIa mengatakan, keberadaan Kampung Coklat membuat perekonomian warga sekitar meningkat, mengingat banyaknya kunjungan wisatawan daerah hingga mancanegara ke lokasi tersebut.
Lihat Juga :