Mahasiswa Dukung PPATK Ungkap Transaksi Janggal pada Pemilu 2024
Kamis, 25 Januari 2024 - 17:11 WIB
loading...
Sejumlah mahasiswa memberikan dukungan kepada Kepala PPATK Ivan Yustiavandana mengusut dugaan transaksi janggal di Pemilu 2024. Foto/MPI/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Sejumlah mahasiswa yang tergabung pada Barisan Mahasiswa Indonesia (BIMA Indonesia) memberikan dukungan kepada Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana mengusut dugaan transaksi janggal di Pemilu 2024.
Koordinator BIMA Indonesia, Riyadi mengatakan semua pihak harus mendukung langkah dan ketegasan PPATK dalam mengungkap temuan transaksi mencurigakan tersebut. PPATK tidak boleh dilemahkan.
“Dukungan mahasiswa terhadap PPATK untuk terus mengawal dan memberantas dan pengawasan terhadap aliran dana yang mencurigakan selama pemilu berlangsung,” ujar Riyadi, Kamis (25/1/2024).
Baca juga: Partai Perindo Dorong KPU-PPATK Usut Aliran Dana Kampanye untuk Transparansi Pemilu
Menurut Hidayat, transaksi mencurigakan yang ditemukan PPAT merupakan bentuk kejahatan yang tak bisa ditoleransi. Hal itu juga dianggap sebagai bentuk kejahatan terkait dengan tindak pidana pencucian uang dan dapat menyebabkan kemiskinan masyarakat.
Koordinator BIMA Indonesia, Riyadi mengatakan semua pihak harus mendukung langkah dan ketegasan PPATK dalam mengungkap temuan transaksi mencurigakan tersebut. PPATK tidak boleh dilemahkan.
“Dukungan mahasiswa terhadap PPATK untuk terus mengawal dan memberantas dan pengawasan terhadap aliran dana yang mencurigakan selama pemilu berlangsung,” ujar Riyadi, Kamis (25/1/2024).
Baca juga: Partai Perindo Dorong KPU-PPATK Usut Aliran Dana Kampanye untuk Transparansi Pemilu
Menurut Hidayat, transaksi mencurigakan yang ditemukan PPAT merupakan bentuk kejahatan yang tak bisa ditoleransi. Hal itu juga dianggap sebagai bentuk kejahatan terkait dengan tindak pidana pencucian uang dan dapat menyebabkan kemiskinan masyarakat.
Lihat Juga :