Pasar Direhab, Pemerintah Kota Gorontalo Sediakan Ratusan TPS

loading...
Pasar Direhab, Pemerintah Kota Gorontalo Sediakan Ratusan TPS
Wali Kota Gorontalo Marten A. Taha.
GORONTALO - Sebanyak 906 Tempat Perdagangan Sementara (TPS) resmi dimanfaatkan Wali Kota Gorontalo Marten A Taha mulai Senin (10/8/2020). Wali Kota Gorontalo dua periode ini jelaskan, ada tiga jalan yang digunakan Pemerintah Kota Gorontalo dalam pembangunan lapak TPS ini. Di antaranya, Jalan Patimura, Jalan Sam Ratulangi dan Jalan Budi Utomo, Kecamatan Kota Selatan.

Relokasi pedagang ini memang sudah lama direncanakan oleh Pemerintah Kota Gorontalo dan telah melalui beberapa tahap. Mulai dari sosialisasi dan diskusi, melalui dialog interaktif antara pedagang dengan Pemerintah Kota Gorontalo.

“Dari sosialisasi dan dialog yang kami lakukan, tidak sedikit saran dan masukan yang kami terima. Dukungan dari seluruh pedagang, tentunya menjadi penyemangat bagi Pemerintah Kota Gorontalo, untuk merealisasikan seluruh masukan dan saran dari pedagang,” ujar Marten.

Dalam proses pembangunan atau renovasi pasar sentral, salah satu kendala yang dihadapi oleh Pemerintah Kota Gorontalo adalah bencana nonalam pandemi Covid-19. Dimana hampir semua anggaran APBD maupun APBN, mengalami pemotongan atau refocusig dan realokasi program kegiatan. Sehingga pada saat itu meuncul kekhawatiran pemerintah daerah, dalam proses pelaksanaan rehabilitasi pasar sentral.

Berkat perjuangan dan dukungan semua pihak termasuk masyarakat pedagang, program pembangunan infrastruktur ini terlaksana secara multi years. Seluruh pedagang tidak perlu khawatir dengan fasilitas sementara yang disediakan oleh Pemerintah Kota Gorontalo. Rehabilitasi pasar sentral ini merupakan salah satu misi dari RPJMD Kota Gorontalo, yaitu meningkatkan infrastruktur yang andal disemua sektor publik.

“Dengan sasaran meningkatnya kualitas infrastruktur pada kawasan pelayanan pemerintahan, kawasan pelayanan ekonomi, kawasan pelayanan sosial dan kawasan permukiman. Relokasi pedagang pasar sentral pada hari ini, sebagai awal dari kegiatan rehabilitasi pasar sentral dimana para pedagang ini akan menempati lapak sebagai tempat penjualan sementara, selama kurang lebih setahun, sampai dengan bulan agustus tahun 2021 akan datang,” pungkas Marten.(tmHMS)
(alf)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top