Pelatihan SINDOnews Goes to Pesantren di Ponpes Darul Muttaqien, Santri: Very Excited
Rabu, 17 Januari 2024 - 18:49 WIB
loading...
Santri Ponpes Darul Muttaqien, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor senang mendapat pelatihan dasar jurnalistik dari SINDOnews Goes to Pesantren, Rabu (17/1/2024). Foto: MPI/Putra Ramadhani Astyawan
A
A
A
BOGOR - Santri Pondok Pesantren Darul Muttaqien, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor senang mendapat pelatihan dasar jurnalistik dari SINDOnews Goes to Pesantren , Rabu (17/1/2024). Ilmu yang diberikan dinilai santri untuk bekal menjalani kehidupan di masyarakat.
"Very excited, kaget banget nggak nyangka kalau bakal dapat ilmu yang dalam tentang jurnalistik ternyata itu sangat penting di kehidupan masyarakat. Apalagi di masyarakat banyak berita bohong jadi harus paham tentang ilmu jurnalistik," kata santri kelas 11 Zidane Komdan, Rabu (17/1/2024).
Baca juga: SINDOnews Goes to Pesantren Sambangi Ponpes Darul Muttaqien Bogor
Senada, santri lainnya Azyatullah Mayva juga mengaku senang dan sangat tertarik dengan ilmu jurnalistik yang diberikan. Dia menyampaikan terima kasih kepada SINDOnews.com yang telah hadir di pondok pesantrennya.
"Sebenarnya jadi jurnalis itu menantang buat saya, karena kita harus mencari kebenaran yang faktual dan jika itu hoaks ya itu tantangannya kita harus benar-benar mencari, menyimpan, dan menyebarluaskan kebenaran ke masyarakat," kata Azy.
"Very excited, kaget banget nggak nyangka kalau bakal dapat ilmu yang dalam tentang jurnalistik ternyata itu sangat penting di kehidupan masyarakat. Apalagi di masyarakat banyak berita bohong jadi harus paham tentang ilmu jurnalistik," kata santri kelas 11 Zidane Komdan, Rabu (17/1/2024).
Baca juga: SINDOnews Goes to Pesantren Sambangi Ponpes Darul Muttaqien Bogor
Senada, santri lainnya Azyatullah Mayva juga mengaku senang dan sangat tertarik dengan ilmu jurnalistik yang diberikan. Dia menyampaikan terima kasih kepada SINDOnews.com yang telah hadir di pondok pesantrennya.
"Sebenarnya jadi jurnalis itu menantang buat saya, karena kita harus mencari kebenaran yang faktual dan jika itu hoaks ya itu tantangannya kita harus benar-benar mencari, menyimpan, dan menyebarluaskan kebenaran ke masyarakat," kata Azy.
Lihat Juga :