Massa NWDI Demo Polda NTB Minta Penghina TGB Zainul Majdi Ditangkap

Jum'at, 12 Januari 2024 - 12:00 WIB
loading...
Massa NWDI Demo Polda...
Puluhan masa dari Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah melakukan unjuk rasa di Polda NTB, Jumat (12/1/2024). Foto/Edy Gustan
A A A
MATARAM - Puluhan masa dari Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah melakukan unjuk rasa di Polda NTB, Jumat (12/1/2024). Kedatangan mereka memprotes oknum pendakwah yang diduga menghina tokoh nasional TGB HM Zainul Majdi.

Pria bernama Quraiys Shihab tersebut terang-terangan menyebut TGB sebagai ulama penjilat. Quraiys pun menyebut, siap melawan presiden. Hal itu disampaikan saat pengajian di Karang Bedil Bersholawat menyambut Bulan Rajab di Kota Mataram.

Ketua PD Nahdlatul Wathan Diniyyah Islamiyah (NWDI) Kota Mataram H Irzani mengatakan, tidak sepatutnya orang yang menyebut dirinya sebagai pendakwah menyampaikan ujaran kebencian di forum pengajian.

Baca Juga: Kesaksian Ulama Besar Pendiri Mazhab tentang Ulama Sufi

”Saya tidak rela manusia yang mengaku sebagai Habib malah menebar kebencian,” kata H Irzani kepasa wartawan, Jumat (12/1).

Dijelaskan Irzani, jajaran Polda NTB maupun pemerintah Kota Mataram harus segera mengambil sikap terhadap oknum yang mengaku sebagai pendakwah ini. Quraiys seharusnya menyampaikan hal baik di panggung dakwahnya.

”Tangkap, tangkap segera orang yang mengaku-ngaku sebagai Habib tapi menghina guru kami,” tegasnya.

Baca Juga: Jemaah NWDI Diajak TGB Contoh Perjuangan Maulana Syech

Irzani melanjutkan, upaya baik sebelum demo sudah ditempuh dengan tabayyun. Dalam pertemuan itu Quraisy mempersilahkan untuk menempuh jalur hukum. ”Upaya baik sudah kami ambil. Dan selanjutnya kami akan tempuh jalur hukum,” tambahnya.

Ketua Himmah NWDI Kota Mataram Atfal dalam orasinya meminta aparat hukum segera menangkap orang yang mengaku habib ini. Ia marah karena dalam ceramahnya justru menghina sesama muslim.



”Kami tidak terima guru dihina sebagai penjilat. Jangan melihat kami hadir sebagai hanya NWDI saja, tapi ini bentuk kekecewaan sebagai warga masyarakat,” katanya.

Seperti diketahui, atas pernyataan Quraisy, Satgas Hamzanwadi langsung melakukan klarifikasi. Dalam video yang diterima ia anggota Satgas menanyakan apa alasan penyampaian ujaran kebencian di panggung dakwah itu.

Bahkan, dia juga menyebut akan melawan Pesiden Jokowi. Namun, Quraisy dalam pertemuan ini siap menghadapi segala laporan hukum.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polda NTB Tunjuk AKBP...
Polda NTB Tunjuk AKBP Hariyanto Jadi Plh Kapolres Bima Kota Gantikan AKBP Catur
Nyanyian Bripka dan...
Nyanyian Bripka dan AKP Bikin Eks Kapolres Bima Ditangkap, Sabu dan Ekstasi Disita
Polda NTB Tetapkan 20...
Polda NTB Tetapkan 20 Tersangka Perusakan hingga Penjarahan saat Demo Anarkis
Bareskrim Polri Asistensi...
Bareskrim Polri Asistensi Polda NTB Usut Kasus Tewasnya Brigadir Nurhadi
Bunuh Brigadir Anggota...
Bunuh Brigadir Anggota Propam Polda NTB, 2 Perwira Polisi Ditahan
Rekonstruksi Kasus Pelecehan,...
Rekonstruksi Kasus Pelecehan, Agus Buntung Peragakan 49 Adegan
Momen Haru 40 Harian...
Momen Haru 40 Harian Vidi Aldiano, Habib Jafar Ungkap Hal Paling Dirindukan
Datang Mendadak, Habib...
Datang Mendadak, Habib Jafar Naik Motor ke Acara 40 Harian Vidi Aldiano
TGB Zainul Majdi dan...
TGB Zainul Majdi dan Dubes Iran Gelar Pertemuan, Bahas Apa?
Rekomendasi
Ekuador vs Jerman 2-1:...
Ekuador vs Jerman 2-1: Gonzalo Plata Antar La Tri Menang dan Lolos ke Babak 32 Besar
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Khotbah Jumat : Ada...
Khotbah Jumat : Ada Apa dengan Hari Asyura?
Berita Terkini
KPK Ungkap Biro Jasa...
KPK Ungkap Biro Jasa Harus Setor Rp100 Ribu hingga Rp2,5 Juta untuk Pengurusan Izin Tinggal WNA di Bali
Viral Kabar Ganjil Genap...
Viral Kabar Ganjil Genap di 28 Gerbang Tol Jakarta, Polda Metro Jaya Angkat Bicara
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Infografis
Mahasiswi ITB Ditangkap...
Mahasiswi ITB Ditangkap Gara-gara Meme Prabowo dan Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved