Ratusan Kendaraan Bermotor Bodong di Gudang Tentara Diselundupkan ke Timor Leste
Rabu, 10 Januari 2024 - 17:21 WIB
loading...
Polisi dan TNI memberikan keterangan kasus penyelundupan ratusan kendaraan bodong roda empat dan roda dua saat jumpa pers di Polda Metro Jaya, Rabu (10/1/2024). Foto: MPI/Irfan Maruf
A
A
A
JAKARTA - Tiga oknum anggota TNI dan 3 warga sipil, satu di antaranya masih pengejaran ditangkap karena akan menyelundupkan ratusan kendaraan bodong roda empat dan roda dua ke Timor Leste. Kendaraan tersebut sebelumnya disembunyikan di Gudang Balkir Pusat Zeni Angkatan Darat Gudbalkir Pusziad di Sidoarjo, Jawa Timur.
“Tersangka menunggu kontainer yang akan memuat beberapa kendaraan tersebut di gudang untuk dikirim dari Pelabuhan Tanjung Perak menuju Pelabuhan Dili Port, Kota Dili, Timor Leste,” kata Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Wira Satya Triputra di Polda Metro Jaya, Rabu (10/1/2024).
Ratusan kendaraan merupakan pesanan beberapa warga negara Timor Leste bernama Atino, Ajanu, Jhon, dan Amau. Pengiriman dari tersangka di Indonesia biasanya dilakukan sebulan sekali dengan isi per kontainer sebanyak 10 mobil dan 20 motor.
Baca juga: Kodam Brawijaya dan Polda Metro Jaya Bongkar Kasus Curanmor di Sidoarjo, Diduga Libatkan Oknum TNI
Para tersangka sudah melakukan kegiatan penggelapan kendaraan ke Timor Leste sejak 2022 lalu dengan keuntungan mencapai ratusan juta per bulannya.
“Tersangka menunggu kontainer yang akan memuat beberapa kendaraan tersebut di gudang untuk dikirim dari Pelabuhan Tanjung Perak menuju Pelabuhan Dili Port, Kota Dili, Timor Leste,” kata Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Wira Satya Triputra di Polda Metro Jaya, Rabu (10/1/2024).
Ratusan kendaraan merupakan pesanan beberapa warga negara Timor Leste bernama Atino, Ajanu, Jhon, dan Amau. Pengiriman dari tersangka di Indonesia biasanya dilakukan sebulan sekali dengan isi per kontainer sebanyak 10 mobil dan 20 motor.
Baca juga: Kodam Brawijaya dan Polda Metro Jaya Bongkar Kasus Curanmor di Sidoarjo, Diduga Libatkan Oknum TNI
Para tersangka sudah melakukan kegiatan penggelapan kendaraan ke Timor Leste sejak 2022 lalu dengan keuntungan mencapai ratusan juta per bulannya.
Lihat Juga :