Miris! Bappeda Sebut 16 Kecamatan di Jabar Sama Sekali Tak Punya SMA/SMK

Selasa, 09 Januari 2024 - 15:47 WIB
loading...
Miris! Bappeda Sebut...
Pemprov Jawa Barat mencatat ada 16 kecamatan sama sekali tidak memiliki sekolah SMA/SMK negeri maupun swasta. Foto/Ilustrasi/Dok.SINDOnews
A A A
BANDUNG - Pemprov Jabar mencatat, ada 144 kecamatan yang tersebar di kabupaten/kota yang tidak memiliki sekolah SMA/ SMK negeri. Dari jumlah itu, ada 16 kecamatan yang sama sekali tidak memiliki sekolah negeri dan swasta.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jabar, Iendra Sofyan mengatakan, 16 kecamatan itu tersebar di lima kabupaten, dengan jumlah paling banyak berada di Kabupaten Kuningan.

Baca juga: Sekolah di Bandung Barat Krisis Guru PNS, Honorer Diberi Peran Lebih Meski Gaji Minim

"Di Ciamis ada tiga kecamatan. Kabupaten Garut satu kecamatan, Kabupaten Kuningan yang agak banyak, kemudian Kabupaten Purwakarta dan Kabupaten Sumedang," ucap Lendra usai kegiatan Berwara Jawa Barat (Beja) di Gedung Sate, Selasa (9/1/2024).

Dengan kondisi itu, kata Iendra, Pemprov Jabar akan fokus membangun sekolah baru di 16 kecamatan. Adapun dari 144 kecamatan yang tidak memiliki sekolah SMA dan SMK negeri, 128 di antaranya sudah ada sekolah swasta.

"Kami akan fokus yang di 16 kecamatan itu. Karena 128 kecamatan sudah ada sekolah swasta, kalau 16 itu sama sekali tidak ada SMA/SMK negeri dan swasta," ungkapnya.

Selain fokus untuk membangun sekolah baru, Iendra mengatakan, Pemprov Jabar juga akan mendirikan bangunan sekolah di kabupaten/kota yang masih menumpang. Sebab, ada sekolah di Jabar yang tidak memiliki bangunan dan menumpang ke sekolah lainnya.

Baca juga: Pertama di Indonesia, Sekolah Toleransi Jabar Terapkan Kurikulum Antiradikalisme

"Kami juga ngin menyelesaikan atau membenahi SMA-SMK yang sekarang sudah terbangun tapi di lahan orang lain. Jadi sekolahnya ada, tapi tidak punya gedung sekolah. Nah, ini yang kita dorong," katanya.

Iendra mengungkapkan, pembangunan 144 SMA/SMK baru itu nantinya akan dilakukan secara bertahap. Adapun anggaran untuk membangun satu sekolah satu kecamatan ini jumlahnya mencapai Rp11,48 miliar.

"Pembangunan satu sekolah minimal Rp3 miliar. Itu yang kita bertahap kita bangun. Total sekitar 11,48 miliar di tahun 2024," ujarnya.

Di tempat yang sama, Penjabat (Pj) Sekda Jabar, Mohammad Taufiq Budi Santoso mengatakan, target pembangunan satu sekolah SMA/SMK negeri di 144 kecamatan ini akan rampung dalam lima tahun ke depan. Menurutnya, pembangunan paling dulu akan disesuaikan dengan aset daerah masing-masing.

"Lima tahun ke depan itu harus sudah selesai yang 144. Kami rencanakan dan kami harapkan. Tapi syaratnya tadi aset harus clear and clean baru kita bisa atur sedemikian rupa," kata Taufiq.

Dia menambahkan, SDM guru honorer dan ASN di sekolah baru itu juga akan disesuaikan sesuai kebutuhan. Taufiq memastikan, nantinya sekolah baru itu akan dilengkapi sarana dan prasarana yang baik.

"Pertama mungkin ada penyesuaian dari tugas guru, kemudian tidak hanya guru sarpras kita siapkan tempat duduk, meja. Nah ini kita juga akan sesuaikan kapan penyediaan itu akan siapkan termasuk kalau ada tambahan guru ya," tandasnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SDH Depok Komitmen Bangun...
SDH Depok Komitmen Bangun Pendidikan Karakter hingga Pengembangan Kepemimpinan
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
Bantu Orang Tua Siswa,...
Bantu Orang Tua Siswa, Pemkot Tangsel Gratiskan Seragam Batik dan Olahraga
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
Jadi Sekolah Unggulan,...
Jadi Sekolah Unggulan, SMA Al Hikmah Surabaya Bangun Pembelajaran Berbasis Riset-Karakter
Pemulihan Pascabencana,...
Pemulihan Pascabencana, 3.084 Sekolah di Sumatera Direvitalisasi
Dianggap Mampu, 76 Sekolah...
Dianggap Mampu, 76 Sekolah di Pulau Jawa Dicoret dari Daftar Penerima MBG
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Brantas Abipraya Kebut...
Brantas Abipraya Kebut Penyelesaian Akhir Sekolah Rakyat Jabar II, DPR Optimistis Segera Operasional
Rekomendasi
Terungkap 2 Alasan di...
Terungkap 2 Alasan di Balik Pemadaman Bergilir Pulau Jawa, Dirut PLN Minta Maaf
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Belanda vs Swedia: Oranje...
Belanda vs Swedia: Oranje Wajib Menang!
Berita Terkini
Pramono Dampingi Megawati...
Pramono Dampingi Megawati Hadiri Bung Karno Festival di Taman Proklamasi
Kukuhkan Kepengurusan...
Kukuhkan Kepengurusan Nasional, GPIM Komitmen Sukseskan Program Prabowo
DPRD Kota Bandung Resmi...
DPRD Kota Bandung Resmi Sahkan Perda Pengendalian Perilaku Seksual Berisiko
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Pramono Bakal Resmikan Ruang Publik di Rasuna Said dan Stasiun KRL JIS
Ombudsman Mengaku Dihalang-halangi...
Ombudsman Mengaku Dihalang-halangi saat Sidak Lapas Kelas IIA Cibinong
Pesan AHY ke Praja IPDN:...
Pesan AHY ke Praja IPDN: Kesetiaan ASN Adalah kepada Bangsa dan Konstitusi
Infografis
7 Negara Tertua di Dunia,...
7 Negara Tertua di Dunia, Lahir sebelum Dunia Punya Peta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved