Kisah Adipati Arya Wiraraja Kirim Orang-orang Madura ke Hutan Majapahit

Selasa, 02 Januari 2024 - 06:52 WIB
loading...
A A A
Orang-orang Madura konon terbiasa bekerja di dalam lingkungan dan tanah yang tandus, bekerja dengan senang hati, karena suburnya daerah yang baru dibuka ini. Pada kisah pembangunannya, diceritakan orang-orang Madura kehabisan bekal dan memakan buah maja yang banyak tumbuh di hutan Terik tersebut sehingga nama daerah baru itu dinamakan Majapahit.

Setelah selesai pembangunan Desa Majapahit tersebut, banyak orang-orang Madura menempati tanah baru ini dengan senang hati karena kesuburan tanahnya. Nararya Sangramawijaya atau Raden Wijaya kemudian diizinkan ke Majapahit beberapa bulan setelah pembukaan untuk mempersiapkan segala perlengkapan raja Jayakatwang jika berburu kelak.

Pada bulan Mertasa tahun 1214 Saka atau 1292 Masehi Nararya Sangramawijaya minta izin kepada Raja Jayakatwang untuk menengok perkampungan yang baru didirikan di hutan Tarik. Sesampai di Tarik yang akhirnya dinamakan Majapahit, Nararya Sangramawijaya melihat perkampungan ini sudah berdiri teratur dengan rumah-rumah berjajar yang diisi oleh orang-orang Madura, suruhan Arya Wiraraja untuk menetap di Majapahit.

Daerah yang sudah dibuka berupa sawah telah ditanami dan tanamannya tampak menghijau. Setelah kedatangannya di perkampungan yang baru ini, Raden Wijaya tidak pernah menghadap lagi ke Kediri dan membuat segala persiapan untuk memberontak pada Jayakatwang.

Garis keturunan Ken Arok dan Ken Dedes telah membuatnya mampu menarik simpati dari masyarakat Singasari sehingga mulai banyak yang berbondong-bondong pindah ke daerah yang baru ini. Sementara itu banyak prajurit Madura yang menyamar rakyat mempersiapkan pertanian dan melatih masyarakat yang baru datang dalam olah keprajuritan.
(hri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Tokoh Madura: Masyarakat...
Tokoh Madura: Masyarakat Tak Boleh Jadi Penonton dalam Konversi LPG ke NGC
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Kisah Jenderal Sjafrie...
Kisah Jenderal Sjafrie Kawal Soeharto yang Tolak Pakai Rompi Anti Peluru saat Kunjungan ke Bosnia
Sepak Terjang Matah...
Sepak Terjang Matah Ati, Istri Pangeran Sambernyawa yang Jadi Panglima Pasukan Khusus Wanita Mangkunegaran
Tritura Petani Tembakau...
Tritura Petani Tembakau Madura: Negara Harus Mendapatkan Manfaat
Indonesia di Antara...
Indonesia di Antara Quantum Warfare dan Multipolaritas
Urgensi Indonesia Maritime...
Urgensi Indonesia Maritime Policy
Madas Nusantara Gandeng...
Madas Nusantara Gandeng Ojol Jakarta Berjuang Menangkan Mas Pram-Bang Rano
Rekomendasi
Wasit Resmi Piala Dunia...
Wasit Resmi Piala Dunia 2026 Asal Somalia Ditolak Masuk AS
Israel Pecat Wakil Bos...
Israel Pecat Wakil Bos Mossad setelah Gagal Operasi Runtuhkan Rezim Iran
Prabowo Tegaskan Politik...
Prabowo Tegaskan Politik Bebas Aktif saat Bertemu 8 Dubes di Istana
Berita Terkini
Ada FIFA Matchday Indonesia...
Ada FIFA Matchday Indonesia Vs Mozambik, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
Infografis
Mampukah John Herdman...
Mampukah John Herdman Bawa Timnas Indonesia ke Panggung Dunia?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved