Apresiasi Program Ganjar-Mahfud, Gus Yasin: Terima Kasih Ada Insentif Guru Agama
Senin, 01 Januari 2024 - 15:58 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Gus Yasin, Ganjar-Mahfud adalah pemimpin yang mau menerima aspirasi dan mendengarkan keluhan dari siapa pun. "Pada acara ini, kami menegaskan bahwa pemimpin yang saat ini menurut pandangan saya, saya menemukan ada pemimpin yang mau mendengarkan mau menerima masukan," ujarnya.
"Ganjar tidak langsung bilang ini ide saya, tapi ini masukan ide si A, si B sehingga itulah figur yang dibutuhkan, mengapresiasi dan mendengarkan," ungkapnya setelah acara.
Sementara itu, salah seorang jemaah Tarekat Qodiriyah Naqsyabandiyah, Ahmad Sukron mengatakan pasangan calon yang memiliki slogan Sat Set, Tas Tes ini sangat memahami problematika yang ada di masyarakat, khususnya nasib guru agama.
"Bicara sosok Pak Ganjar, bagi kami sebagai pemimpin yang berintegritas, dan punya semboyan Sat Set, Tas Tes itu adalah kunci untuk menjawab semua problematika dan permasalahan yang fundamental terkait ekonomi dan pendidikan," ujarnya.
Program unggulan seperti pemberian insentif bagi guru agama dan guru ngaji ini menjadi solusi atas salah satu permasalahan pendidikan di Indonesia. Sebab, peran ustaz, kiai, guru agama di kampung-kampung banyak berperan dalam mendidik kader bangsa, apalagi berbicara pendidikan moral.
"Ganjar tidak langsung bilang ini ide saya, tapi ini masukan ide si A, si B sehingga itulah figur yang dibutuhkan, mengapresiasi dan mendengarkan," ungkapnya setelah acara.
Sementara itu, salah seorang jemaah Tarekat Qodiriyah Naqsyabandiyah, Ahmad Sukron mengatakan pasangan calon yang memiliki slogan Sat Set, Tas Tes ini sangat memahami problematika yang ada di masyarakat, khususnya nasib guru agama.
"Bicara sosok Pak Ganjar, bagi kami sebagai pemimpin yang berintegritas, dan punya semboyan Sat Set, Tas Tes itu adalah kunci untuk menjawab semua problematika dan permasalahan yang fundamental terkait ekonomi dan pendidikan," ujarnya.
Program unggulan seperti pemberian insentif bagi guru agama dan guru ngaji ini menjadi solusi atas salah satu permasalahan pendidikan di Indonesia. Sebab, peran ustaz, kiai, guru agama di kampung-kampung banyak berperan dalam mendidik kader bangsa, apalagi berbicara pendidikan moral.
Lihat Juga :