Tunggu Kepulangan Massa Lukas Enembe, Warga Jayapura Siaga
Jum'at, 29 Desember 2023 - 18:39 WIB
loading...
Iring-iringan massa saat penjemputan jenazah Lukas Enembe di Jayapura Kamis kemarin. Prosesi pemakaman akan dilaksanakan Jumat (29/12/2023) sore ini. Foto/Ist
A
A
A
JAYAPURA - Situasi Kota Jayapura kembali memanas usai pemakaman Almarhum Lukas Enembe hari ini di kediamannya di Kota Tengah Distrik Muara Tami. Situasi ini terjadi lantaran hoaks dan provokasi terus terjadi dan tersebar di medial sosial.
Kegelisahan warga buntut aksi anarkis masa pengarak Jenazah Lukas Enembe kemarin. Massa pengarak Jenazah anarkis dengan melakukan aksi pelemparan hingga melakukan pembakaran Denkesyah Korem 172/PWY dan belasan ruko di sekitar lampu merah Waena Distrik Heram.
Tak berhenti disitu, massa juga melakun pengrusakan terhadap beberapa bangunan di sepanjang PantaiHoltekam termasuk pasar buah milik masyarakat. Atas aksi-aksi anarkis ini, masa lain pun menyatakan diri, berharap tidak menjadi korban aksi massa Lukas.
Baca Juga: 4 Orang Tertembak saat Pembubaran Aksi Massa Lukas Enembe di Bandara Sentani
Dan benar saja, selepas pemakaman Jenazah Lukas Enembe pagi tadi, ribuan massa tertahan di kediaman Almarhum Lukas di Koya Tengah, lantaran massa yang lain sedang berjalan untuk antisipasi kepululangan mereka.
Kegelisahan warga buntut aksi anarkis masa pengarak Jenazah Lukas Enembe kemarin. Massa pengarak Jenazah anarkis dengan melakukan aksi pelemparan hingga melakukan pembakaran Denkesyah Korem 172/PWY dan belasan ruko di sekitar lampu merah Waena Distrik Heram.
Tak berhenti disitu, massa juga melakun pengrusakan terhadap beberapa bangunan di sepanjang PantaiHoltekam termasuk pasar buah milik masyarakat. Atas aksi-aksi anarkis ini, masa lain pun menyatakan diri, berharap tidak menjadi korban aksi massa Lukas.
Baca Juga: 4 Orang Tertembak saat Pembubaran Aksi Massa Lukas Enembe di Bandara Sentani
Dan benar saja, selepas pemakaman Jenazah Lukas Enembe pagi tadi, ribuan massa tertahan di kediaman Almarhum Lukas di Koya Tengah, lantaran massa yang lain sedang berjalan untuk antisipasi kepululangan mereka.
Lihat Juga :