Jelang Akhir 2023, BRI Life Restorasi Kerang Hijau dan Donasi Tempat Sampah Pilah di 3 Daerah
Kamis, 28 Desember 2023 - 15:39 WIB
loading...
A
A
A
BRI Life bekerjasama dengan Tim Pengembangan Kampus Berkelanjutan dan Berwawasan Lingkungan (TPKBBL) UIN Raden Inten Lampung, memberikan bantuan tempat sampah pilah sebanyak 20 unit, sebagai bagian upaya untuk mundukung program “Greening Your Campus, Greening Your Life” dicanangkan TPKBBL dalam meningkatkan lingkungan yang bersih, sehat dan bebas sampah.
Di Bandung BRI Life bekerjasama dengan Suku Dinas Lingkungan Hidup dengan kelurahan Buranrang, memberikan donasi 20 tempat sampah pilah untuk sekolah, masjid dan perumahan di sekitar Kelurahan Burangrang, Bandung. Sementara di Jakarta, BRi Life bekerjasama dengan Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Selatan, menyiapkan 16 tong sampah pilah untuk 8 Sekolah Adiwiyata Jakarta Selatan.
BRI Life berharap, melalui tempat sampah pilah, masyarakat dapat terbiasa untuk dapat memilah sampah sesuai jenisnya, seperti sampah organik misalnya seperti sampah dedaunan, sisa makanan, yang kedua sampah anorganik, seperti botol plastik dan barang lainnya yang msh dapat didaur ulang, serta sampah residu (mengandung racun) misalnya batu batere bekas, tinta dan lain-lain.
“Melalui kegiatan ini kami berharap, program edukasi dan aksi terkait pengolahan dan pemilahan sampah yang dilakukan ini akan memberikan dampak yang nyata bagi lingkungan dan masyarakat Indonesia, khususnya DKI Jakarta” tutup Ade.
Di Bandung BRI Life bekerjasama dengan Suku Dinas Lingkungan Hidup dengan kelurahan Buranrang, memberikan donasi 20 tempat sampah pilah untuk sekolah, masjid dan perumahan di sekitar Kelurahan Burangrang, Bandung. Sementara di Jakarta, BRi Life bekerjasama dengan Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Selatan, menyiapkan 16 tong sampah pilah untuk 8 Sekolah Adiwiyata Jakarta Selatan.
BRI Life berharap, melalui tempat sampah pilah, masyarakat dapat terbiasa untuk dapat memilah sampah sesuai jenisnya, seperti sampah organik misalnya seperti sampah dedaunan, sisa makanan, yang kedua sampah anorganik, seperti botol plastik dan barang lainnya yang msh dapat didaur ulang, serta sampah residu (mengandung racun) misalnya batu batere bekas, tinta dan lain-lain.
“Melalui kegiatan ini kami berharap, program edukasi dan aksi terkait pengolahan dan pemilahan sampah yang dilakukan ini akan memberikan dampak yang nyata bagi lingkungan dan masyarakat Indonesia, khususnya DKI Jakarta” tutup Ade.
(hri)
Lihat Juga :