Mahfud MD Hadiri Halaqah Kebangsaan di Sukabumi, Tekankan Tak Boleh Ada Radikalisme di Indonesia
Rabu, 27 Desember 2023 - 17:34 WIB
loading...
Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) yang juga Cawapres nomor urut 3 Mahfud MD usai menghadiri Halaqah di Sukabumi. Foto/Dharmawan H/MPI
A
A
A
SUKABUMI - Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD menekankan, tidak boleh adanya radikalisme. Menurutnya agama Islam di Indonesia harus manyatu dengan Nasionalisme.
Hal tersebut dikatakan Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 3 dalam acara Halaqah Kebangsaan di Pondok Pesantren Tahfidz Quran Nurul Hidayah, Kelurahan Limusnunggal, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi, pada Rabu (27/12/2023).
"Saya menghadiri halaqah kebangsaan, halaqah tentang bangsa kita. Satu hal penting yang saya katakan, keislaman dan keindonesiaan itu menyatu. Artinya Islam di Indonesia itu harus ikut nasionalisme Indonesia," ujar Mahfud MD kepada MNC Portal Indonesia.
Mahfud MD menambahkan, Indonesia mengakui adanya Islam ini adalah bagian dari sejarah perjuangan bangsa, tidak boleh ada inklusivisme, merasa ingin diistimewakan dan tidak boleh ada radikalisme.
Baca Juga: Pimpinan Ponpes Sukabumi Curhat ke Mahfud MD, Ambil Tunjangan Guru Ngaji Antre 5 Kilometer
Hal tersebut dikatakan Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 3 dalam acara Halaqah Kebangsaan di Pondok Pesantren Tahfidz Quran Nurul Hidayah, Kelurahan Limusnunggal, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi, pada Rabu (27/12/2023).
"Saya menghadiri halaqah kebangsaan, halaqah tentang bangsa kita. Satu hal penting yang saya katakan, keislaman dan keindonesiaan itu menyatu. Artinya Islam di Indonesia itu harus ikut nasionalisme Indonesia," ujar Mahfud MD kepada MNC Portal Indonesia.
Mahfud MD menambahkan, Indonesia mengakui adanya Islam ini adalah bagian dari sejarah perjuangan bangsa, tidak boleh ada inklusivisme, merasa ingin diistimewakan dan tidak boleh ada radikalisme.
Baca Juga: Pimpinan Ponpes Sukabumi Curhat ke Mahfud MD, Ambil Tunjangan Guru Ngaji Antre 5 Kilometer
Lihat Juga :