BPJS Ketenagakerjaan Bidik Akar Rumput, Lindungi Freelancer hingga Pekerja Migran

Rabu, 27 Desember 2023 - 15:09 WIB
loading...
BPJS Ketenagakerjaan...
Foto: dok. BPJSTK
A A A
JAKARTA - Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Anggoro Eko Cahyo buka suara terkait dengan performa perusahaan dalam melindungi tenaga kerja. Pihaknya mengatakan mulai merambah kelompok-kelompok akar rumput hingga pekerja migran yang memiliki risiko tinggi dalam pekerjaannya di Indonesia.

Eko mengatakan, perusahaan tak hanya berkomitmen untuk melindungi tenaga kerja penerima upah, tetapi juga berupaya untuk menghadirkan perlindungan bagi tenaga kerja bukan penerima upah seperti petani, nelayan hingga pekerja lepas atau freelancer dari risiko pekerjaan mereka.

“Mereka tentu saja menjadi critical karena risiko kerja yang tinggi dan Sebagian besar dari mereka belum terlindung,” ujarnya dalam Malam Silahturahmi BPJAMSOSTEK di Plaza BPJAMSOSTEK, Jakarta Selatan, Rabu (13/12).

Beragam upaya telah dilakukan untuk menyerap mereka yang bekerja dalam sektor formal maupun informal, khususnya pekerja yang bukan penerima upah, salah satunya dengan menghadirkan kampanye bernama Kerja Keras, Bebas Lemas.

Kampanye ini menjadi seruan atau pengingat kepada tenaga kerja untuk tak khawatir akan risiko pekerjaan saat mereka memiliki perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan.

Upaya ini cukup membuahkan hasil, terbukti perusahaan terlah mencatatkan peningkatan kepesertaan aktif hingga 40 Juta. Dari angka tersebut, jumlah tenaga kerja bukan penerima upah yang telah terlindungi adalah 7,6 Juta. Angka ini diprediksi akan terus meningkat dari tahun ke tahun.

Eko juga mengatakan, perusahaan turut berkomitmen untuk menghadirkan perlindungan dari risiko pekerjaan bagi pekerja migran Tanah Air.

Dirinya mengatakan, jumlah pekerja migran lokal diprediksi telah mendapat 6 Juta. Namun mereka yang terlindungi hanya baru mencapai 458 Ribu. Hal ini menjadi perhatian tersendiri bagi perusahaan, khususnya dalam komitmen untuk menghadirkan perlindungan bagi pejuang devisa bagi Indonesia.

Eko mengatakan, berbagai inovasi telah dihadirkan salah satunya yang paling digalakkan adalah dengan memberikan akses kepada pekerja migran untuk memiliki perlindungan balik sebelum keberangkatan maupun sesudah keberangkatan menuju negara tujuan.

Tercatat, BPJS Ketenagakerjaan telah menghadirkan akses perlindungan untuk pekerja migran hingga luar negeri. Pihaknya membuka layanan internasional dalam sejumlah negara tujuan seperti Brunei, Korea Selatan, Hongkong dan Jepang.

Sementara itu, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalteng, Yadi Hadriyanto mengatakan, dengan berbagai inovasi telah dihadirkan salah satunya yang paling digalakkan adalah dengan memberikan akses kepada pekerja migran untuk memiliki perlindungan balik sebelum keberangkatan maupun sesudah keberangkatan menuju negara tujuan.

“Dengan perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan, Freelancer hingga Pekerja Migran bisa terbanti jika ada risiko saat bekerja,” ujar Yadi.
(irh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dapot Hutagalung Dorong...
Dapot Hutagalung Dorong Persyaratan Klaim BPJS Ketenagakerjaan Tidak Dipersulit
Pemkot Denpasar Gelontorkan...
Pemkot Denpasar Gelontorkan Anggaran untuk 24.401 Peserta BPJS PBI yang Putus Kepesertaan
Legislator Perindo Herti...
Legislator Perindo Herti Sastra Perjuangkan BPJS hingga Kesejahteraan Guru Ngaji di Deli Serdang
7 Fakta Pemecatan Dwi...
7 Fakta Pemecatan Dwi Citra Weni yang Hina Honorer, Segini Gajinya di PT Timah
Sosok Dwi Citra Weni,...
Sosok Dwi Citra Weni, Karyawan PT Timah Dipecat karena Viral Hina Honorer Pakai BPJS
Ahmad Ali-Abdul Karim...
Ahmad Ali-Abdul Karim Jamin Semua Warga Sulteng Dapat BPJS Gratis
BPJS Kesehatan Pastikan...
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta Tanpa Diskriminasi
Aturan Baru BPJS Kesehatan...
Aturan Baru BPJS Kesehatan per 1 Juni 2026, Kontrol Harus Sesuai Tanggal Surat
PDIP Ingatkan Syarat...
PDIP Ingatkan Syarat BPJS Kesehatan bagi Mahasiswa Tidak Memberatkan
Rekomendasi
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
1,2 Juta Suporter Datang,...
1,2 Juta Suporter Datang, NYPD Khawatir Perdagangan Seks Meledak di Piala Dunia 2026
OveerPOS Dorong Efisiensi...
OveerPOS Dorong Efisiensi Bisnis lewat Integrasi Transaksi dan Pajak
Berita Terkini
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, 27 Petugas Luka Ringan Kena Lemparan Batu
Polda Metro Jaya Terjunkan...
Polda Metro Jaya Terjunkan 4.131 Personel Kawal Demo di Jakarta Hari Ini
Pusat Studi Kepolisian...
Pusat Studi Kepolisian ULM Inisiasi Deklarasi Bersama Anti-ODOL di Kalsel
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, 69 Orang Diamankan Polisi
Pemerintah Bakal Data...
Pemerintah Bakal Data Barang-Karyawan Hotel Sultan, Wamensesneg: Tak Ada yang Dikorbankan
Yayasan Bangun Ekosistem...
Yayasan Bangun Ekosistem Bahari Resmi Tercatat di Kementerian Hukum
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved