Dishub Siapkan Bus Trans Jatim Koridor Gresik-Lamongan
Sabtu, 16 Desember 2023 - 08:35 WIB
loading...
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meresmikan Koridor II trayek Mojokerto-Surabaya (Terminal Bungurasih) 21 Oktober 2023 lalu. Foto/MPI/Lukman Hakim
A
A
A
SURABAYA - Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur berencana mewujudkan 10 koridor Bus Trans Jatim. Saat ini sudah ada tiga koridor yang beroperasi. Adapun rute perjalanan koridor I meliputi Sidoarjo-Surabaya-Gresik. Koridor II meliputi Mojokerto-Sidoarjo.
Dan koridor III meliputiMojokerto-Gresik. “Dalam waktu dekat atau tahun depan kami akan menggarap koridor dari Bunder (Gresik) ke Paciran (Lamongan),” kata Kepala Dishub Jatim Nyono dalam keterangannya, Sabtu (16/12/2023).
Nantinya, kata dia, rute ini tersambung dengan pelabuhan Paciran. Pelabuhan ini menghubungkan Pulau Bawean, Pulau Pulang Pisau Kalimantan Tengah dan Pelabuhan Garongkong Kabupaten Barru Sulawesi Selatan.
Baca Juga: Bus Trans Jatim Koridor III Resmi Beroperasi Layani Rute Mojokerto-Gresik
“Koridor yang baru ini bukan menambah trayek baru. Tapi memanfaatkan yang sudah ada,” ujar Nyono.
Menurut Nyono, adanya transportasi publik yang murah ini, kemacetan dan kecelakaan lalu lintas bisa dikurangi. Tarif bus Trans Jatim sebesar Rp5.000. Selain itu masyarakat tidak perlu lagi membeli Bahan bakar Minyak (BBM), tidak perlu kredit kendaraan dan emisi bisa dikurangi.
“Dan yang paling penting adalah bisa menurunkan angka kecelakaan,” jelasnya.
Dan koridor III meliputiMojokerto-Gresik. “Dalam waktu dekat atau tahun depan kami akan menggarap koridor dari Bunder (Gresik) ke Paciran (Lamongan),” kata Kepala Dishub Jatim Nyono dalam keterangannya, Sabtu (16/12/2023).
Nantinya, kata dia, rute ini tersambung dengan pelabuhan Paciran. Pelabuhan ini menghubungkan Pulau Bawean, Pulau Pulang Pisau Kalimantan Tengah dan Pelabuhan Garongkong Kabupaten Barru Sulawesi Selatan.
Baca Juga: Bus Trans Jatim Koridor III Resmi Beroperasi Layani Rute Mojokerto-Gresik
“Koridor yang baru ini bukan menambah trayek baru. Tapi memanfaatkan yang sudah ada,” ujar Nyono.
Menurut Nyono, adanya transportasi publik yang murah ini, kemacetan dan kecelakaan lalu lintas bisa dikurangi. Tarif bus Trans Jatim sebesar Rp5.000. Selain itu masyarakat tidak perlu lagi membeli Bahan bakar Minyak (BBM), tidak perlu kredit kendaraan dan emisi bisa dikurangi.
“Dan yang paling penting adalah bisa menurunkan angka kecelakaan,” jelasnya.
Lihat Juga :