Komisi IV DPRD Kota Bogor Gelar Raker Terpadu, Bahas Layanan Kesehatan

Rabu, 13 Desember 2023 - 13:54 WIB
loading...
Komisi IV DPRD Kota...
Komisi IV DPRD Kota Bogor menggelar raker terpadu dengan agenda pelayanan kesehatan, Jumat (8/12/2023). Foto/Dok. SINDOnews
A A A
BOGOR - Komisi IV DPRD Kota Bogor menggelar raker terpadu dengan agenda pelayanan kesehatan , Jumat (8/12/2023). Rapat ini merupakan tindak lanjut atas informasi penghapusan 55.000 peserta BPJS PBI APBN warga Kota Bogor.

Dalam rapat tersebut, hadir perwakilan BPJS Kesehatan Kota Bogor, Dinkes, Dinsos, 25 kepala puskesmas se-Kota Bogor, dan aparatur kelurahan. Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Bogor Devie P Sultani menyampaikan dalam rapat tersebut bahwa pelayanan kesehatan di Kota Bogor mengalami ancaman.

Sebab berdasarkan informasi terakhir, terdapat 55.000 peserta BPJS PBI APBN yang dinonaktifkan. Selain itu, dia juga banyak mendapatkan aduan dari masyarakat yang sulit mengakses layanan kesehatan di tingkat puskesmas. Baca juga: Masuk Akhir Tahun, 55.000 Peserta BPJS PBI Kota Bogor Dinonaktifkan

“Ini merupakan masalah serius, penonaktifan 55.000 peserta BPJS PBI APBN tapi tidak ada pemberitahuan ke kami di DPRD. Hasilnya banyak masyarakat yang mengadu tidak bisa mengakses layanan kesehatan,” katanya.

Dia juga menyoroti perihal verifikasi dan validasi data yang dinonaktifkan harus segera ditindaklanjuti Dinsos Kota Bogor. Agar nantinya warga yang masih terindetifikasi sebagai masyarakat tidak mampu bisa dimasukkan ke dalam penerima manfaat PBI APBD Kota Bogor.

Sebab berdasarkan informasi dari Dinkes, Pemkot Bogor telah mengalokasikan anggaran Rp120 miliar untuk program jaminan kesehatan BPJS PBI APBD Kota Bogor dan Jawa Barat.
Kuota yang tersedia masih ada sekitar 40.000 lagi.

”Nah kami minta agar Dinsos segera dan cepat dalam melakukan veirifikasi dan validasi data atas peserta yang dinonaktifkan, supaya tidak ada masyarakat yang mengalami kesulitan dalam mengakses layanan kesehatan,” tegasnya.

Anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor Sri Kusnaeni, turut menekankan BPJS Kesehatan Kota Bogor lebih pro aktif dalam menyampaikan laporan kepada DPRD Kota Bogor. Dia pun menyoroti perihal turunnya UHC Kota Bogor yang baru-baru ini mendapatkan penghargaan dari pemerintah pusat.

“Ini tentunya harus menjadi fokus bersama. Kalau UHC turun dan pelayanan tidak maksimal, maka yang dirugikan adalah masyarakat. Kami minta BPJS Kesehatan lebih pro aktif dalam hal penyampaian informasi aturan atau regulasi terbaru terkait kepesertaan BPJS Kesehatan,” tuturnya. Baca juga: Pelayanan Kesehatan Gratis dari Bacaleg Perindo Kota Cimahi, Cukup Bawa KTA

Dari hasil rapat, Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor Akhmad Saeful Bakhri menyampaikan terdapat poin-poin yang dihasilkan. Pertama, DPRD Kota Bogor meminta kepada Dinkes Kota Bogor dan seluruh kepala puskesmas meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Jangan ada lagi masyarakat yang tidak dilayani. Semua harus bisa mengakses layanan kesehatan tanpa terkecuali,” tegas pria yang akrab disapa Gus M.

Kedua, meminta agar BPJS Kota Bogor melakukan sosialisasi dan menyampaikan pemberitahuan perihal adanya perubahan regulasi terbaru dari pusat. Ketiga memerintahkan Dinsos agar segera melakukan percepatan reaktivasi peserta BPJS yang telah dinonaktifkan pemerintah pusat. “Semua harus berkordinasi dan bergerak cepat. Kita bekerja untuk rakyat, jangan sampai rakyat yang malah dirugikan,” tandasnya.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BPJS Kesehatan Pastikan...
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta Tanpa Diskriminasi
HUT ke-6 LAFKI, Transformasi...
HUT ke-6 LAFKI, Transformasi Kesehatan Tak Boleh Hanya Terjadi di Atas Kertas
AirNav Gandeng AdMedika...
AirNav Gandeng AdMedika Permudah Akses Layanan Kesehatan Karyawan
Rekomendasi
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa Setelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Berita Terkini
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Infografis
26 Miliarder Gagal Cegah...
26 Miliarder Gagal Cegah Zohran Mamdani Jadi Wali Kota Muslim New York
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved