Sambut Nataru 2024, Daop 2 Bandung Siagakan Ratusan Kereta dan Lokomotif

Rabu, 13 Desember 2023 - 13:00 WIB
loading...
Sambut Nataru 2024,...
PT KAI Daop 2 mempersiapkan seluruh sarana siap operasi dan prasarana yang handal untuk angkutan Nataru 2024. Foto/Humas Daop 2 Manager Humas
A A A
BANDUNG - PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 2 Bandung menetapkan masa angkutan libur Natal dan Tahun Baru 2024 selama 18 hari, mulai 21 Desember 2023 sampai 7 Januari 2024. Daop 2 telah mempersiapkan seluruh sarana siap operasi dan prasarana yang handal.

Manager Humas Daop 2 Bandung Ayep Hanapi mengatakan persiapan dengan melakukan pemeriksaan kondisi sarana baik lokomotif maupun kereta yang akan dioperasikan guna mendukung angkutan Nataru 2024.

Pemeriksaan dan perawatan ini untuk menjamin keamanan, kelancaran dan ketepatan waktu saat angkutan Nataru 2024.Selama masa Angkutan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 Daop 2 Bandung menyiapkan armada sarana yang handal dan siap operasi baik lokomotif dan kereta.

Baca Juga: Jelang Libur Nataru, Petugas Gabungan Gelar Ramp Check Angkutan Umum di Terminal Indramayu

Untuk lokomotif Daop 2 Bandung menyiapkan 10 Lokomotif seri CC201, 3 Lokomotif CC203, dan 12 lokomotif CC206 sedangkan untuk kereta menyiapkan 225 Kereta dan 5 Trainset KRDE.

“Untuk perawatan sarana baik lokomotif maupun kereta dilakukan perawatan secara periodik berdasarkan masa pakai dari perawatan harian, 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, 12 bulan, dan 24 bulan dilakukan di Depo Lokomotif dan Depo Kereta,” kata Ayep, Rabu (13/12/2023).

Untuk perawatan 24 bulan sendiri dilakukan di Balai Yasa Lokomotif Yogyakarta dan Balai Yasa Manggarai. Seluruh sarana yang ada di Daop 2 Bandung pada saat angkutan Nataru 2024 harus siap operasi semuanya.

Baca Juga: Libur Nataru, 445.704 Tiket Kereta Api Ludes Terjual

Antisipasi sarana selama Angkutan Nataru KAI Daop 2 Bandung menyiapkan 2 Lokomotif Posko yang ditempatkan di Depo Lokomotif Bandung dan Stasiun Cibatu, menempatkan 1 Kereta Pembangkit di Depo Kereta Bandung dan Crane di Depo Lokomotif Bandung.

Mengantisipasi datangnya musim hujan dan cuaca ekstrim yang bertepatan dengan masa Angkutan Nataru 2023/2024, Daop 2 Bandung meminimalisir potensi bahaya akibat bencana yang mungkin dapat mengganggu perjalanan KA.



Di antaranya dengan melakukan normalisasi saluran air dari tumpukan sampah, membuang lumpur keluar Rumija, perkuatan penahan tanah pada lokasi rawan amblas dengan retaining wall maupun bronjong serta penempatan AMUS (Alat Material Untuk Siaga) di 14 titik.

Ke-14 titik tersebut yaitu di Stasiun Bandung, Kiaracondong, Cicalengka, Cibatu, Ciawi, Tasikmalaya, Banjar, Cimahi, Padalarang, Cianjur, Cibeber, Rendeh, Purwakarta dan CibungurCibungur.

KAI juga menyiapkan petugas penilik jalan (PPJ) ekstra 60 orang, penjaga jalan lintas (PJL) ekstra 36 orang, dan petugas posko daerah khusus ekstra 32 orang. Petugas dan perlengkapan tersebut disiagakan untuk mengamankan perjalanan KA di sepanjang lintas KA.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kang Cucun Gelar Pasar...
Kang Cucun Gelar Pasar Murah di Desa Ciheulang Ciparay
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
Bandung Jewellery Fair...
Bandung Jewellery Fair 2026 Dorong Industri Perhiasan Nasional
KA Jaka Tingkir dan...
KA Jaka Tingkir dan KA Serayu Anjlok di Stasiun Pasar Senen, 6 Perjalanan Kereta Terlambat
3 Tahun Jangkau 12 Ribu...
3 Tahun Jangkau 12 Ribu Warga, Dexa Group Perluas Akses Cek Kesehatan Gratis
Tekan Risiko Kecelakaan,...
Tekan Risiko Kecelakaan, KAI Daop 1 Jakarta Tutup Sejumlah Pelintasan Sebidang Liar
Jalur Kereta Sumbar,...
Jalur Kereta Sumbar, Penghubung Sejarah, Wisata, dan Kehidupan
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
KA PSO Layani 7,88 Juta...
KA PSO Layani 7,88 Juta Pelanggan, Mobilitas Terjangkau Kian Meluas
Rekomendasi
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
Profil Eloy Room, Kiper...
Profil Eloy Room, Kiper Moncer Timnas Curacao yang Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026
Dokter Tifa Masih Diinfus...
Dokter Tifa Masih Diinfus dan Roy Suryo Tidak Mau Makan Obat
Berita Terkini
Saleh Husin, Retno Marsudi,...
Saleh Husin, Retno Marsudi, Triawan Munaf, Tantowi Yahya, hingga Mari Pangestu Latihan Menuju UI Green Marathon
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Infografis
2 Alasan Buaya Hidup...
2 Alasan Buaya Hidup Berdampingan dan Tidak Mau Memakan Capybara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved