Mencengangkan! Ini Pesan Guru SD di Malang yang Tewas Bunuh Diri Bersama Istri dan Anak

Selasa, 12 Desember 2023 - 18:14 WIB
loading...
Mencengangkan! Ini Pesan...
Kasatreskrim Polres Malang, menunjukkan pesan korban pembunuhan dan bunuh diri yang ditulis di kaca cermin meja rias di dalam kamar. Foto/MPI/Avirista Midaada
A A A
MALANG - Duka mendalam masih mewarnai warga RT 3 RW 10 Dusun Boro Bugis, Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Tiga orang terdiri pasangan suami istri dan satu anaknya tewas bersamaan, diduga akibat pembunuhan dan bunuh diri.

Baca juga: Guru SD, Istri serta Anak Tewas Akibat Pembunuhan dan Bunuh Diri, Keluarga Kaget

Pasangan suami istri, Wahaf Efendi dan Sulikhah bersama anaknya berinisial R ditemukan tewas di dalam kamar yang terkunci dari dalam. Dari hasil penyelidikan, polisi menemukan sebuah tulisan yang identik dengan tulisan tangan Wahaf Efendi.



Tulisan itu ditemukan pada kaca cermin di kamar belakang sendiri, tempat ditemukannya tiga korban. Kasatreskrim Polres Malang, AKP Gandha Syah Hidayat membenarkan adanya penemuan tulisan pesan yang identik ditulis oleh Wahaf Efendi.

Baca juga: Tragis! Gelar Pesta Miras Oplosan, 1 Pelajar SMP di Cirebon Tewas dan 1 Kritis

Pesan itu ditulis dengan spidol berwarna hitam di kaca meja rias kamar orang tuanya, di kamar belakang. Rumah tersebut ada tiga kamar, yakni kamar depan, kamar tengah tempat anak perempuan satunya berinisial K tidur saat kejadian, dan satu kamar belakang tempat ditemukannya ketiga korban bunuh diri.

"Di TKP kita menemukan pesan yang ditulis di kaca meja rias, yang tulisannya ini identik dengan buku agenda milik saudara WE," kata Gandha Syah Hidayat, ditemui seusai olah TKP, Selasa (12/12/2023).

Mencengangkan! Ini Pesan Guru SD di Malang yang Tewas Bunuh Diri Bersama Istri dan Anak


Tulisan pesan itu berisi kaliman "Kakak jaga diri, papa, mama, adik pergi dulu, nurut uti, kung, tante, dan om, uang papa mama untuk pemakaman jadi satu. Love you kakak,".

Gandha mengatakan, tulisan itu identik dengan buku milik Wahaf. Polisi juga tidak menemukan dokumen lain yang diduga terkait kematian ketiga korban. "Pesan itu kalau bahasanya untuk si kakak, sementara menurut kami yang masih hidup. Sementara tidak ada yang mencurigakan, hanya ada pesan di cermin meja rias, tulisan itu pakai spidol berwarna hitam," jelasnya.

Baca juga: Jualan Makanan di Palembang, WNA Belanda Dideportasi

Tetapi pihaknya masih menyelidiki lebih lanjut terkait penyebab, dan motif kematian ketiga korban nekat berbuat hal tersebut. Apalagi sebelum kejadian sang ayah sempat meminta anak perempuan satunya berinisial K, untuk tidur di kamar tengah sendirian. "Sekitar pukul 03.00 WIB, anak-anak ini kebetulan kamarnya berbeda dengan kamar bapak ibunya. Kami masih dalami motifnya," tuturnya.

Saudara sepupu korban, Doddy Wokanubun menuturkan, bila temuan pesan yang ditulis Wahaf Efendi tertulis di kaca cermin. Tulisan itu menggunakan spidol berwarna hitam permanen. "Keterangan anaknya yang selamat, itu ditulis bapaknya," ujarnya.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Pembunuhan Balita...
Kasus Pembunuhan Balita di Bekasi, Polisi Tetapkan Paman Jadi Tersangka
Identitas Pengeroyok...
Identitas Pengeroyok yang Lempar Korban dari Lantai 2 Jakbar Dikantongi Polisi
Tragis, Pria Tewas Dibacok...
Tragis, Pria Tewas Dibacok OTK di Cengkareng
Satgas Tetapkan 1 Jaringan...
Satgas Tetapkan 1 Jaringan KKB Tersangka Pembunuhan di Yahukimo
Sahroni Desak Polisi...
Sahroni Desak Polisi Usut Tuntas ART Tewas di Benhil: Periksa Indekos hingga Majikan!
Polres Maluku Kirim...
Polres Maluku Kirim SPDP Penusukan Nus Kei ke Jaksa, Pelaku Dijerat Hukuman Mati
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Prancis Buka Penyelidikan...
Prancis Buka Penyelidikan Pembunuhan Khashoggi usai Ada Pengaduan terhadap Mohammed bin Salman
7 Alasan Penjagaan Putin...
7 Alasan Penjagaan Putin Diperketat, dari Konflik Elite Moskow hingga Kudeta MIliter
Rekomendasi
Jenguk Haji Bolot di...
Jenguk Haji Bolot di RS, Rico Ceper Ungkap Momen Mengharukan
Jeda Hidrasi Piala Dunia...
Jeda Hidrasi Piala Dunia 2026: Demi Pemain atau Senjata Rahasia Pelatih?
Mengapa iPhone 11 Masih...
Mengapa iPhone 11 Masih Didukung iOS 27? Ini Jawabannya
Berita Terkini
Banyuwangi Kota Pembuka...
Banyuwangi Kota Pembuka Satu Indonesia Awards 2026, Bupati: SDM Kunci Kemajuan Daerah
Pengamat Apresiasi Pendekatan...
Pengamat Apresiasi Pendekatan Humanis Polri dalam Mengawal Aksi Demonstrasi Mahasiswa
71 Kali Gempa Susulan...
71 Kali Gempa Susulan Terjadi Pascagempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
Passing Grade Terbaik...
Passing Grade Terbaik se-Kediri, Mas Dhito Antar Siswa Boarding School Masuk PT
4 Upaya Penyelundupan...
4 Upaya Penyelundupan Narkoba ke Lapas dan Rutan Salemba Digagalkan, Disembunyikan di Organ Intim hingga Botol Obat
Pendaftaran Kartu Huma...
Pendaftaran Kartu Huma Betang Sejahtera Kini Berbasis Digital, Masyarakat Kalteng Bisa Daftar Melalui humabetang.id
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved