DPRD Kota Bogor Gelar Rapat untuk Atasi Banjir di Kaum Sari
Rabu, 06 Desember 2023 - 15:10 WIB
loading...
Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto bersama Anggota DPRD Kota Bogor Endah Purwanti, Sri Kusnaeni, dan Muaz HD meninjau lokasi banjir di Kampung Kaum Sari, Kota Bogor, Minggu (26/11/2023). Foto/Dok. SINDOnews
A
A
A
BOGOR - Hujan deras hingga mengakibatkan banjir dan tanah longsor di Kota Bogor menjadi perhatian serius DPRD Kota Bogor . Salah satunya banjir di Kampung Kaum Sari, Kelurahan Cibuluh, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Minggu (26/11/2023).
Banjir yang terjadi di sekitaran komplek Olympic Central Business District (OCBD itu merendam 6 rumah dan berdampak kepada 8 KK. Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto bersama Anggota DPRD Kota Bogor Endah Purwanti, Sri Kusnaeni, dan Muaz HD meninjau lokasi kejadian, Senin (27/11/2023).
Di sana, Atang, berdiskusi dengan para korban dan pihak OCBD terkait kronologi kejadian bencana. Setelahnya, Atang pun menggelar rapat kerja terpadu yang beragendakan melakukan pemetaan masalah dan menyusun solusi mengatasi banjir di Kaum Sari. Baca juga: Mobil Nyaris Tenggelam Terjebak Banjir di Jalan Kaumsari Bogor, Tim SAR Turun Tangan
Dalam rapat tersebut dihadiri berbagai pihak. Mulai dari warga yang menjadi korban banjir, pihak OCBD, pihak Kelurahan Cibuluh, Kecamatan Bogor Utara, Dinas PUPR, Dinas Perumkim, BPBD, dan Bappeda Kota Bogor.
Dalam rapat tersebut, Atang didampingi Ketua Komisi III DPRD Kota Bogor Zenal Abidin dan anggota DPRD Kota Bogor Endah Purwanti. ”Kami mencoba menggali informasi lebih banyak terkait bencana banjir yang terjadi di Kaum Sari,” kata Atang.
Diketahui banjir di Kampung Kaum Sari sudah terjadi sejak 2010 silam. Namun intensitasnya meningkat sejak 2014 dan yang terparah terjadi pada 2023 ini. Para warga yang menjadi korban, menuding proyek pembangunan jembatan yang dikerjakan OCBD menjadi akar permasalahan banjir di Kampung Kaum Sari.
Pembangunan jalan dan jembatan membuat badan sungai yang berada di ujung Kampung Kaum Sari menjadi menyempit. “Banjir ekstrem dimulai saat adanya pembangunan jalan yang dilakukan oleh Olympic. Kejadian terbesar di pekan kemarin, nah itu karena bagian ujung sungai menyempit yang diakibatkan oleh pembangunan jembatan,” kata Dian, selaku warga.
Banjir yang terjadi di sekitaran komplek Olympic Central Business District (OCBD itu merendam 6 rumah dan berdampak kepada 8 KK. Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto bersama Anggota DPRD Kota Bogor Endah Purwanti, Sri Kusnaeni, dan Muaz HD meninjau lokasi kejadian, Senin (27/11/2023).
Di sana, Atang, berdiskusi dengan para korban dan pihak OCBD terkait kronologi kejadian bencana. Setelahnya, Atang pun menggelar rapat kerja terpadu yang beragendakan melakukan pemetaan masalah dan menyusun solusi mengatasi banjir di Kaum Sari. Baca juga: Mobil Nyaris Tenggelam Terjebak Banjir di Jalan Kaumsari Bogor, Tim SAR Turun Tangan
Dalam rapat tersebut dihadiri berbagai pihak. Mulai dari warga yang menjadi korban banjir, pihak OCBD, pihak Kelurahan Cibuluh, Kecamatan Bogor Utara, Dinas PUPR, Dinas Perumkim, BPBD, dan Bappeda Kota Bogor.
Dalam rapat tersebut, Atang didampingi Ketua Komisi III DPRD Kota Bogor Zenal Abidin dan anggota DPRD Kota Bogor Endah Purwanti. ”Kami mencoba menggali informasi lebih banyak terkait bencana banjir yang terjadi di Kaum Sari,” kata Atang.
Diketahui banjir di Kampung Kaum Sari sudah terjadi sejak 2010 silam. Namun intensitasnya meningkat sejak 2014 dan yang terparah terjadi pada 2023 ini. Para warga yang menjadi korban, menuding proyek pembangunan jembatan yang dikerjakan OCBD menjadi akar permasalahan banjir di Kampung Kaum Sari.
Pembangunan jalan dan jembatan membuat badan sungai yang berada di ujung Kampung Kaum Sari menjadi menyempit. “Banjir ekstrem dimulai saat adanya pembangunan jalan yang dilakukan oleh Olympic. Kejadian terbesar di pekan kemarin, nah itu karena bagian ujung sungai menyempit yang diakibatkan oleh pembangunan jembatan,” kata Dian, selaku warga.
Lihat Juga :