BNPB Minta Warga Jateng Waspada Banjir Bandang, Ini Lokasinya

Jum'at, 01 Desember 2023 - 10:57 WIB
loading...
BNPB Minta Warga Jateng...
BPBD Kabupaten Semarang berupaya memindahkan bongkahan batu usai banjir bandang di Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang. Foto/Istimewa
A A A
SEMARANG - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BPNB) menyebut kejadian banjir bandang di lereng Gunung Merbabu, Kabupaten Semarang patut menjadi perhatian bersama.Di sana, banjir bandang terjadi ketika hujan lebat melanda kawasan tersebut.

Sebelumnya, vegetasi seluas sekira 500 hektare terbakar saat terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), sehingga ketika turun hujan, tanah di lereng gunung tidak punya kemampuan menyerap air.

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyebut hingga 29 November 2023, telah terjadi 817 kejadian karhutla di seluruh wilayah Indonesia.

Baca Juga: Korban Tewas Akibat Banjir Bandang Semarang Bertambah Jadi 2 Orang

“Dari jumlah tersebut, karhutla juga terjadi di wilayah gunung maupun dataran tinggi seperti Gunung Ciremai, Gunung Arjuno, Gunung Sumbing, Gunung Bromo, Gunung Lawu, Gunung Merbabu, Gunung Agung dan Gunung Abang,” kata Abdul Muhari, Jumat (1/12/2023).

Berkaca kejadian di Lereng Merbabu itu, kata dia, daerah yang sebelumnya kerap dilanda karhutla di pegunungan maupun perbukitan hendaknya menjadi waspada. Mitigasi bencana hidrometeorologi, baik jangka pendek maupun panjang harus diupayakan.



Usai banjir bandang, BPBD Kabupaten Semarang menggandeng warga masyarakat untuk melakukan langkah nyata seperti normalisasi jalur air dan gorong-gorong untuk menghindari luapan air jika terjadi hujan deras sebagai antisipasi dan mitigasi jangka pendek.

Baca Juga: Banjir Bandang Rendam Kawasan Perumahan Dinar Indah Semarang

Sementara itu, dalam rencana mitigasi jangka panjang BPBD Kabupaten Semarang mengajak Taman Nasional Gunung Merbabu untuk bersama-sama melakukan perbaikan vegetasi dengan reboisasi wilayah yang rawan bencana dan minim vegetasi.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan peningkatan potensi cuaca ekstrem pada periode 25 November hingga 1 Desember 2023.

Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur sebagai provinsi dengan kejadian karhutla di pegunungan terbanyak berpotensi mengalami hujan sedang-lebat pada 28 November - 1 Desember 2023 mendatang.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
15 Ribu Hektare Lahan...
15 Ribu Hektare Lahan Hangus Akibat Karhutla di Aceh dan Riau
Siklon Tropis Jangmi...
Siklon Tropis Jangmi Terdeteksi, BMKG: Picu Potensi Hujan Lebat di Sebagian Indonesia
BNPB Sebut Cuaca Ekstrem...
BNPB Sebut Cuaca Ekstrem Picu Banjir di Sejumlah Wilayah di Indonesia
Cuaca Ekstrem Picu Banjir...
Cuaca Ekstrem Picu Banjir dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah dalam 2 Hari
Cuaca Ekstrem Masih...
Cuaca Ekstrem Masih Mengancam, Banjir dan Angin Kencang Landa Bogor hingga Pati
BPBD DKI: 26 RT di Jakarta...
BPBD DKI: 26 RT di Jakarta Timur Masih Teredam Banjir Pagi Ini
Pantau Badai Monsun...
Pantau Badai Monsun di Teluk Benggala, BMKG Ungkap Dampaknya ke Indonesia
Dari Konsumen ke Produsen,...
Dari Konsumen ke Produsen, RI Didorong Kuasai Teknologi Kebencanaan
25.000 Paket Se’i...
25.000 Paket Se’i Ayam Disalurkan untuk Warga Pascabanjir di Aceh
Rekomendasi
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Berita Terkini
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
DPRD Kota Tangerang...
DPRD Kota Tangerang Matangkan Raperda Penyelenggaraan Transportasi
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved